KAKI KALSEL Minta DPRD Bersikap Terhadap 20 IUP-OP yang Tidak Terdaftar di Data Base ESDM Provinsi

KAKI KALSEL Minta DPRD Bersikap Terhadap 20 IUP-OP yang Tidak Terdaftar di Data Base ESDM Provinsi

SuarIndonesia – Sejumlah massa mengatasnamakan Komite Anti Korupsi Indonesia (Kaki) Kalsel, mendatangi Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (30/3/2021).

Meminta dewan agar mengambil sikap terkait dugaan adanya Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP),  yang tanpa terdaftar di Provinsi Kalsel.

Dalam orasinya, yang dipimpin Ketua KAKI Kalsel, Ahmad Husaini, meminta anggota dewan mengambil sikap tegas untuk menindaklanjuti 20 IUP operasi produksi yang tidak terdaftar di data base ESDM Provinsi Kalsel.

Selain itu, 20 Izin pertambangan yang dimaksud mereka, menduga adanya gratifikasi, dikarenakan terdaftar di Kementerian ESDM di Jakarta, bukan di Kalsel.

“Seharusnya 20 IUP tersebut terdaftar di ESDM provinsi, jangan sampai menimbulkan masalah lingkungan nantinya,” tanbahnya.

Pasalnya, ada penerbitan IUP OP di Kalsel yang terdaftar di data Base Kementerian ESDM Jakarta melalui data Minerba One MAP Indonesia.

Sesuai dengan Undang-undang Minerba tahun 2020 kewenangan beralih ke pusat, namun tidak serta merta pemilik IUP dapat mendaftarkan melalui Kementerian ESDM Jakarta.

“Kami menghendaki pihak DPRD Kalsel sesuai dengan kewenangannya dalam pengawasan agar memanggil pihak Dinas ESDM Kalsel dan juga mempertanyakan ke Kementerian ESDM Jakarta,” ujarnya.

Menyikapi hal ini, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK akan meminta keterangan dengan pihak terkait.

“Kita akan memanggil dan meminta keterangan pihak terkait sebagai bahan evaluasi untuk dibawa ke pusat,” jelasnya.

Menurutnya jika memang benar adanya terbukti dugaan tindak pidana korupsi tentu akan diproses lebih lanjut oleh pihak berwenang.

“Kalau terbukti penegak hukum tidak akan tinggal diam,” ucap Supian (HM)

 142 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: