ISOTER BAIMAN Akhirnya Dilengkapi 5 Oksigen Konsentrator

- Penulis

Kamis, 9 September 2021 - 00:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Gedung Isolasi Terpusat (Isoter) Baiman, ahirnya dilengkapi dengan alat berupa oksigen konsentrator yang diletakkan di gedung milik Kementerian Sosial RI, itu.

Dari total 20 unit oksigen konsentrator, isoter kebagian lima unit. Sedangkan sisanya, berada di RSUD Sultan Suriansyah.

“Kemarin (Selasa 7 September) sepulangnya wartawan dari sini, alat itu datang,” ucap Koordinator Perawat di Isoter Baiman, Irwandi, Rabu (8/9/2021).

Ia menuturkan, alat yang datang itu langsung bisa digunakan apabila nantinya diperlukan. Dan ia menjamin, rata-rata petugas kesehatan di isoter bisa mengoperasikannya.

Setidaknya, dengan adanya alat tersebut, bisa menjadi alternatif bila sewaktu-waktu ada pasien yang merasa kekurangan oksigen.

Sebelumnya, ketiadaan alat tersebut sempat menjadi pertanyaan. Pasalnya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina juga sudah meminta agar alat itu diletakkan di isoter.

Namun, sejak gedung dioperasikan menjadi isoter, alat tersebut tak kunjung ada. Belakangan, tersiar kabar miring bahwa sebagian oksigen konsentrator mengalami kerusakan. Lantaran dipakai terus menerus alias tanpa adanya jeda waktu.

Syukurlah, kabar miring itu dibantah oleh Plt Direktur RSUD Sultan Sutiansyah, M Syaukani. Ia mengatakan bahwa kabar itu tidaklah benar adanya.

“Ada dua puluh unit oksigen konsentrator. Semuanya, tidak ada yang rusak,” ucapnya.

Kembali ke isoter, awak media juga mengkonfirmasi bagaimana kondisi satu-satunya warga alias pasien yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di situ.

Baca Juga :   KOBARAN API, Sebuah Bangunan Gedung Futsal Nyaris Membara

Koordinator Perawat di Isoter Baiman, Irwandi mengatakan bahwa yang bersangkutan dalam kondisi sehat.

Namun, pasien perempuan berumur 59 tahun itu, atas permintaan alias keinginan pribadi memilih pulang ke rumahnya kemarin.

“Yang bersangkutan ingin menjalani isoman di rumahnya, karena merasa sudah tua dan merasa sendirian di kamarnya. Kami, di sini tak bisa berbuat banyak selain mengizinkan,” ucapnya.

“Tentu, untuk memudahkan pemantauan, kami berkoordinasi dengan petugas di tempat tinggal yang bersangkutan,” tekannya.

Lebih lanjut, sepulangnya pasien perempuan itu, Irwandi menuturkan bahwa ada pasien baru yang masuk. Jumlahnya, dua orang. Keduanya adalah pasien laki-laki. Keduanya juga warga Kota Banjarmasin.

“Jadi, sekarang ini ada dua pasien baru yang mendiami isoter,” ungkapnya.

Irwandi menambahkan, seyogianya, mereka yang menjalani isoman, memerlukan waktu setidaknya sepuluh hari untuk istirahat.

“Namun apabila mereka yang menjalani isoman adalah pasien bergejala, maka perlu tambahan waktu tiga hari,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel
14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau
RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:04

MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:57

4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca