IRJEN POL NICO Tekankan Pentingnya Handy Talkie, Wajib Mendownload Aplikasi Bekantan dan Lancang Kuning

IRJEN POL NICO Tekankan Pentingnya Handy Talkie, Wajib Mendownload Aplikasi Bekantan dan Lancang Kuning

SuarIndonesia – Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, SIK., SH., MH, tekankan kepada seluruh personel pentingnya  penggunaan HT/ handy talkie dalam penanganan Covid-19 untuk pelaporan langsung.

Hal sama juga mengimbau kepada seluruh Kasatker dan Kasatwil untuk selalu monitor dan mengecek.

“Pelaksanaan tugas, wewenang dan tanggung jawab tetap dijalankan oleh para personil Polda Kalsel dengan tetap mengutamakan komunikasi.

Lainnya diwajibkan  mendownload Aplikasi Bekantan (Berantas Kebakaran Hutan dan Hahan, yang yang dimiliki oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel dan Aplikasi Lancang Kuning dari Polri.

“Hal ini merupakan atensi dari Presiden RI sebagai upaya membantu tugas Polri dalam penanganan Karhutla,” tegas kapolda, yang disampaikan pada apel pagi.

Apel dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol. Drs. Djoko Poerbohadijojo, M.Si., Pejabat Utama Polda Kalsel, Anggota Polri dan ASN Polri Polda Kalsel.

Kapolda juga mengucap terimakasih kepada seluruh anggota yang bekerja dengan baik sehingga berbagai kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

Didepan para personilnya, Kapolda Kalsel mengingatkan tiga tantangan tugas dihadapi saat ini meliputi penanganan Covid-19, Karhutla dan pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Kapolda Kalsel pun menyampaikan pesan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) saat kunjungan kerja (Kunker) di Kalsel tentang Pemilu Serentak tahun 2020 agar Polri khususnya Polda Kalsel menggunakan anggaran untuk pengamanan Pilkada.

Dan mengenai Covid-19 anggota di anjurkan menggunakan masker untuk mengantisipasi penularan virus tersebut dan apabila merasaan kondisi kurang baik agar melaporkan ke pimpinan dan langsung melakukan pemeriksaan ke dokter.

Seluruh personil Polda Kalsel pun juga kembali diingatkan terkait 5 strategi penanganan Covid-19 yang meliputi Peningkatan PCR, Peningkatan kapasitas rumah sakit dan isolasi, pembentukan Kampung Tangguh, operasi penegakan disiplin protokol kesehatan, dan efesiensi anggaran untuk penanganan Covid-19.

Ia selanjutnya berharap agar pimpinan daerah dari tingkat Bupati, Walikota dan Gubernur, setelah nanti adanya petunjuk dari Presiden RI,  maka bisa  menyusul mengeluarkan (Perda (Peraturan Daerah) mengenai Penegakan Disiplin Pencegahan Covid-19 di wilayah Kalsel, yang dalam pelaksanaannya di back up Polda. (ZI)

 

 

 

 189 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: