Ini Cerita Pilu Saksi Penembakan Masjid di Selandia Baru

- Penulis

Jumat, 15 Maret 2019 - 19:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah saksi mata menceritakan pengalaman menegangkan mereka ketika menyaksikan langsung penembakan di salah satu masjid di Selandia Baru, pada Jumat (15/3). (AP Photo/Mark Baker)

Suarindonesia – Sejumlah saksi mata menceritakan kembali pengalaman menegangkan mereka ketika menyaksikan langsung seorang pria bersenjata melepaskan tembakan membabi buta di salah satu masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3).

Seorang saksi mengaku melihat ketika pertama kali pria kulit putih itu akan memasuki Masjid Al Noor. Pria itu mengenakan helm dan rompi antipeluru layaknya personel militer.

Menurut saksi tersebut, pria itu menyeruak masuk masjid saat jamaah sedang bersujud.

“Dia bawa senjata besar. Dia datang dan mulai menembaki siapa pun yang di masjid, di mana pun,” ujar Ahmad Al-Mahmoud, salah satu saksi jamaah di Masjid Al Noor.

Di sisi lain masjid itu, seorang saksi lain mengaku terus berdoa di dalam hati agar pria tersebut kehabisan peluru.

Pria yang enggan disebutkan namanya ini selamat dari insiden penembakan. Namun, ia mengaku sangat sedih mengetahui salah seorang jamaah masjid tewas ditembak tepat di jantungnya.

“Saya duduk dekat tembok, berniat keluar dan seorang pria bilang ke saya ‘Tidak, tidak (jangan keluar)’. Saat saya menghampiri dia lagi, dia ditembak. Itu kejadian paling menyedihkan buat saya,” katanya.

Baca Juga :   KECELAKAN MAUT Renggut Tujuh Nyawa, Lima Diantaranya Mahasiswa ULM dan UNUKASE

Sementara itu, seorang pria Palestina mengaku melihat seorang jamaah ditembak tepat di kepalanya.

“Saya mendengar tembakan yang cepat, lalu sekitar 10 detik, mulai lagi. Itu pasti (senjata) otomatis, tak ada seorang pun yang bisa menarik pelatuk secepat itu,” katanya seperti dikutip AFP.

“Lalu orang-orang mulai berlari keluar. Sebagian berlumur darah.”

Pada media stuff.co.nz, seorang saksi menceritakan kepiluan melihat istrinya sendiri tewas di jalan keluar masjid saat mereka berusaha kabur.

“Mayat di mana-mana,” katanya.

Selain di Masjid Al Noor, penembakan juga terjadi di masjid lain di Linwood, kawasan yang masih berada di wilayah Christchurch.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan bahwa 49 orang tewas dalam dua penembakan tersebut. Ia pun menyebut penembakan ini sebagai aksi terorisme.

“Ini adalah salah satu hari paling kelam bagi Selandia Baru,” kata Ardern.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara
SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
AKSI MEMANAS, Pagar Rumah Banjar Roboh

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:49

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:42

BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan

Berita Terbaru

Kalsel

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:21

Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Batu Merah 1, RT 48 RW 04, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat (23/10/2026) subuh (SuarIndonesia/DO)

Kalsel

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:02

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca