IMAM Temukan Mortir Aktif di Belakang Rumahnya

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 21:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Jibom Brimob Polda Kaltim melakukan evakuasi mortir peninggalan perang dunia II di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Foto: ANTARA/Aditya Nugroho)

Tim Jibom Brimob Polda Kaltim melakukan evakuasi mortir peninggalan perang dunia II di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Foto: ANTARA/Aditya Nugroho)

SuarIndonesia — Imam Bukhori, Warga di permukiman RT 35, Jalan Prapatan Dalam, Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, menemukan mortir aktif yang diduga merupakan peninggalan Perang Dunia II di pekarangan belakang rumah.

“Mortir ditemukan kemarin sore sekitar pukul 17.00 WITA, terlihat saat hendak mengurung hewan peliharaan di dekat kandang ternak yang lokasinya berdekatan dengan titik temuan,” jelas Imam Bukhori saat ditanya penemuan mortir itu di Balikpapan, Rabu (14/5/2025).

Dia kemudian langsung melapor kepada Ketua RT dan laporan diteruskan kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Balikpapan.

Imam Bukhori mengaku khawatir dengan keberadaan mortir aktif itu karena lokasinya sangat dekat dengan rumah, dan juga mengingat empat tahun silam warga menemukan dua mortir dalam jarak berdekatan saat pembangunan masjid di lingkungan yang sama.

“Kami terima laporan warga temukan mortir pada Selasa (13/5) sekitar pukul 23.30 WITA,” kata Kasat Samapta Polresta Balikpapan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhammad Chusein.

Selanjutnya, melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan kebenaran laporan.tersebut, setelah dinyatakan benar lalu mengerahkan tim respons cepat 110 untuk mengamankan lokasi karena evakuasi mortir tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari.

“Kami juga langsung koordinasi dengan Detasemen Gegana Brimob Polda Kaltim untuk penanganan selanjutnya, dan kami lakukan pengamanan hingga proses evakuasi,” kata Muhammad Chusein, dilansir dari AntaraNewsKaltim.

“Evakuasi mortir dilakukan tim penjinak bom (jibom),” tambah Kepala Satuan Brimob Polda Kaltim, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Andy Rifai.

Baca Juga :   11 TEWAS Akibat Kecelakan Maut Truk Tronton vs Minibus

Mortir tersebut memiliki panjang sekitar 70 sentimeter, diameter 20 sentimeter, dan berat sekitar 10 kilogram, lanjut dia, memiliki daya ledak yang diperkirakan dapat menjangkau hingga radius 3,5 kilometer.

Sementara waktu mortir tersebut telah diamankan dan ditempatkan di tempat penyimpanan sementara milik Batalyon C Pelopor di Kilometer 13 Kota Balikpapan.

Pemusnahan mortir dilakukan dengan sistem peledakan terkendali yang dirancang khusus untuk menetralisir daya ledak (didisposa)l sesuai prosedur standar penanganan bahan peledak, jelas dia, dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Masyarakat di wilayah Kalimantan Timur yang memiliki sejarah sebagai salah satu palagan Perang Dunia II, diimbau selalu waspada dan segera melaporkan apabila menemukan benda-benda mencurigakan yang diduga merupakan sisa perang.

“Masyarakat juga diminta tidak mencoba memindahkan atau menangani sendiri benda serupa karena sangat berbahaya,” ujar Andy Rifai. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka
NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam
DIGELEDAH Dinkes Banjar, Puluhan Dokumen dan Satu Alat Bukti Elektronik Disita
KERIBUTAN di Teluk Masjid Berakhir Damai Lewat Musyawarah
DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca