IGA 2025: Kemendagri Beri Penghargaan 43 Pemda Terinovatif

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BSKDN Kemendagri menyelenggarakan puncak gelaran Innovative Government Award (IGA) 2025 di Jakarta, Rabu (10/12/2025). (Foto: BSKDN Kemendagri RI)

BSKDN Kemendagri menyelenggarakan puncak gelaran Innovative Government Award (IGA) 2025 di Jakarta, Rabu (10/12/2025). (Foto: BSKDN Kemendagri RI)

SuarIndonesia — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), memberikan penghargaan kepada 43 pemerintah daerah (pemda) terinovatif pada puncak gelaran Innovative Government Award (IGA) 2025 di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo mengatakan penghargaan tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan inovasi daerah sekaligus menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat daya saing dan kemandirian daerah melalui inovasi.

“Pelaksanaan IGA tahun ini mencatat sejarah baru dengan jumlah inovasi yang dilaporkan mencapai 36.742 inovasi dari 531 pemerintah daerah,” kata Yusharto.

Dia menuturkan capaian tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang pelaksanaan IGA sejak pertama kali digelar pada tahun 2007, dengan kenaikan mencapai 15,83 persen pada 2025 dari tahun sebelumnya.

Yusharto menjelaskan penetapan daerah terinovatif dilakukan melalui proses penilaian yang komprehensif meliputi tahapan penjaringan, verifikasi, presentasi kepala daerah, validasi lapangan, hingga sidang pleno oleh tim penilai yang melibatkan 18 kementerian/lembaga, akademisi, praktisi, dan media nasional.

Dikatakan bahwa hasil tersebut akan direkomendasikan kepada Kementerian Keuangan untuk diberikan insentif fiskal.

Sementara itu, dirinya juga berpendapat penganugerahan IGA 2025 kepada daerah terinovatif tidak hanya mencerminkan keberhasilan daerah dalam menghadirkan inovasi yang berdampak, tetapi juga menunjukkan peningkatan kualitas kinerja pemerintah daerah secara nasional.

Pada tahun 2025, tercatat rata-rata nasional Indeks Inovasi Daerah mencapai 49,43 atau lebih tinggi dibanding tahun lalu, yakni sebesar 46,01.

“Angka ini menunjukkan terjadinya kenaikan kualitas inovasi pemerintah daerah yang diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik, daya saing daerah, dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Yusharto dilansir dari AntaraNews.

Sejalan dengan itu, Yusharto menyampaikan acara puncak IGA 2025 turut dirangkaikan dengan sejumlah agenda pendukung, antara lain kunjungan lapangan inovasi di Jakarta Smart City, pameran 45 stan inovasi daerah dan mitra BSKDN, seminar internasional, hingga penggalangan dana untuk korban banjir di Sumatra.

Baca Juga :   BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Seluruh aktivitas tersebut mencerminkan tema besar IGA tahun ini, yakni Memperkuat Ekosistem Inovasi Melalui Kolaborasi Multisektor Guna Mewujudkan Kemandirian dan Daya Saing Daerah.

Menurut dia, apresiasi kepada pemerintah daerah yang terus berkomitmen menumbuhkan ekosistem inovasi.

Dia berharap penghargaan IGA 2025 menjadi pemacu bagi daerah lain untuk meningkatkan kreativitas, memperluas replikasi inovasi, serta memastikan inovasi hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Adapun sebanyak 43 daerah yang menerima IGA 2025, yaitu Klaster Provinsi Terinovatif meliputi Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, dan Bali.

Sementara, Klaster Kabupaten diberikan kepada Banyuwangi, Balangan, Wonogiri, Tabalong, Lamongan, Bogor, Bangka, Sragen, Situbondo, Bangkalan, Magelang, Temanggung, Blora, Sampang, Ngawi, Boyolali, Sidoarjo, Malang, Bantul, dan Ogan Ilir.

Setelah itu, Klaster Kota Terinovatif diberikan kepada Surabaya, Mojokerto, Bekasi, Surakarta, Tidore Kepulauan, Palembang, Pekalongan, Bandar Lampung, dan Sukabumi.

Selanjutnya, Klaster Daerah Perbatasan Terinovatif meliputi Minahasa Utara, Sumba Timur, Batam, Bolaang Mongondow Utara, dan Bintan, sedangkan Klaster Daerah Wilayah Papua Terinovatif, yaitu Sorong, Kaimana, dan dan Mimika. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB
JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin
PERSONEL Pemadam Karhutla Dirotasi untuk Cegah Kelelahan
JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November
MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal
TERKAIT Karhutla, 5 hingga 6 Perusahaan Bakalan Kena Sanksi
SEMBILAN Sarang Narkoba di Sumut Digerebek Bareksrim Polri
PEMDA Diminta Aktif Sukseskan Swasembada Pangan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:35

KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12

GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:00

UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:24

PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:02

DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42

DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:25

BUKA FAKTA, Kuasa Hukum Sebut MH tak Tahu Ada Investor Lain Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca