Ibnu Sina Disebut Walikota Paling Peduli Difabel

- Penulis

Rabu, 14 November 2018 - 23:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pemikiran yang dilontarkan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina saat menjadi narasumber dalam kegiatan Festival HAM 2018 di Wonosobo, disambut hangat para peserta forum diskusi bertemakan Pemenuhan Hak Bagi Penyandang Disabilitas, Selasa (13/11/2018).

Bahkan, salah seorang peserta diskusi yang juga penyandang disabilitas, Lasti dari LSM ISTI Wonosobo, menyebut H Ibnu Sina sebagai Walikota Care (pedul, red) terhadap penyandang difabel.

“Mudah-mudahan semua kepala daerah di Indonesia memiliki pemikiran yang care seperti bapak H Ibnu Sina,” ujarnya setelah mendengarkan pemaparan orang nomor satu, di Bumi Kayuh Baimbai itu.

Dalam diskusi tersebut, H Ibnu Sina mengatakan, inisiasi Pemerintah Kota Banjarmasin terkait dengan program pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas telah dilakukan seperti memberikan ruang dalam kegiatan perencanaan pembangunan kota, kemudian membangun trotoar ramah difabel.

“Tahun ini saya membangun trotoar sepanjang 4 kilometer dan mudah-mudahan ramah difabel, walaupun saya harus berhadapan aktivis lingkungan, karena saya harus menebang pohon, tapi nanti saya ganti dengan tanaman yang bagus, asalkan teman-teman difabel bisa mendapatkan akses,” katanya.

WhatsApp Image 2018-11-14 at 23.25.33

Di Kota Banjarmasin, lanjutnya, penyandang disabilitas juga disediakan beberapa pelatihan untuk menunjang kehidupannya, serta menyediakan bantuan hukum dan job fair bagi mereka. “Tahun ini ada 15 kasus yang masuk dan itu dibantu oleh Kabag Hukum untuk pendampingan hukumnya. Kemudian nanti dihadiri tanggal 1 Desember sekalian kita juga buka job Fair untuk difabel,” jelasnya.

Kegiatan diskusi tersebut, selain menghadirkan orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini, beberapa pengiat serta penyandang difabel juga dilibatkan langsung di antaranya, Rofah dari UIN Sunan Kalijaga Jogyakarta, Risnawati Utami dari Komite CRPD penyandang disabilitas dan Joni Yulianto dari LSM SIGAB dari Jogyakarta.

Baca Juga :   KPK HERAN! Pengacara tak Tahu Dimana Sahbirin, Harap Hakim Tolak Praperadilan

Lebihlanjut mantan anggota DPRD Kalsel ini kembali mengatakan, soal regulasi, Kota Banjarmasin kini memiliki Perda Nomor 9 Tahun 2013. Perda tersebut, terangnya, dikeluarkan 3 tahun sebelum UU Nomor 8 Tahun 2016 terbit.

“Kemudian tentang Pembentukan Forum SKPD atau Forum OPD peduli disabilitas, itu kami lakukan di tahun 2016, saya tandatangani saat saya terpilih menjadi Walikota Banjarmasin dan kemudian setiap tahun direvisi,” ucapnya.

Hal lain yang telah dilakukan Pemko Banjarmasin untuk membantu para penyandang disabilitas adalah menyediakan 2 formasi CPNS, serta membuat surat bersama para pemimpin kota yang tergabung dalam APEKSI dan APKOSI dengan tujuan KemenpanRB agar menurunkan nilai passing grade tes CPNS.

“Bukan hanya kaum difable yang tidak bisa terakomodir karena passing grade nya yang terlalu tinggi sekali, yang tidak difabel pun ada yang tidak lulus, semua bupati dan walikota sepakat membuat surat ke Menpan RB melalui APEKSI maupun APKASI untuk menyurati agar menurunkan nilai passing grade ini supaya lebih banyak lagi yang terseleksi,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka
OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat
2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan
MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang
DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun
BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:49

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11

SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:32

DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terbaru

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca