GUBERNUR Tanggapi Pemandangan Fraksi Menyoroti Optimalisasi Pencapaian PAD Kalsel

Bagikan :
GUBERNUR Tanggapi Pemandangan Fraksi Menyoroti Optimalisasi Pencapaian PAD Kalsel

SuarIndonesia – Pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kalsel, terhadap Raperda tentang APBD Kalsel Tahun 2022 pada rapat paripurna DPRD provinsi pada Senin (8/11/2021) lalu, ditanggapi Pemerintah Provinsi Kalsel.

Tanggapan ini disampaikan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dengan mencermati pemandangan fraksi yang hampir semua menyoroti tentang optimalisasi pencapaian penerimaan pendapatan daerah, pada rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kalsel H Supian HK di Banjarmasin, Kamis (11/11/2021)

Menurut Paman Birin sapaan akrabnya, hal ini merupakan fokus bersama, seiring dengan pulihnya kesehatan, sosial dan bangkitnya perekonomian, maka penggalian potensi pendapatan daerah diupayakan semaksimal mungkin dengan tidak membebani masyarakat maupun pelaku usaha serta tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami sepakat dengan saran dan masukan tersebut, karena potensi daerah kita untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih terbuka lebar, seperti dorongan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar memberikan kontribusi positif pada PAD,” ujarnya.

Konsistensi penggalian potensi dan pengembangan manajemen pengelolaan pendapatan daerah, dengan melakukan penguatan PAD,

“Menciptakan derajat desentralisasi fiskal daerah minimal pada kategori sedang atau di atas 50 persen dari total pendapatan daerah,” tambahnya.

Selain itu ucap Gubernur Kalsel, dengan upaya peningkatan PAD melalui pengembangan berbasis elektronifikasi dan digitalisasi, termasuk intensifikasi dan ekstensifikasi serta pengawasan secara seksama pada sektor pendapatan daerah.

“Kita fokuskan pada optimalisasi sumber-sumber PAD pada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai penghasil,” ucap Sahbirin.

Gubernur juga menyampaikan selain aspek pendapatan yang kita soroti, maka belanja daerah juga sama penting untuk dicermati bersama, antara pihak eksekutif dan legislatif.

“Karena dalam belanja, kita selalu memperhatikan penyelenggaraan urusan wajib demi memenuhi kewajiban daerah yang diwujudkan dalam bentuk peningkatan pelayanan dasar,

Kita terus berupaya memastikan terlayaninya sektor pendidikan, kesehatan, UMKM, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak serta mengembangkan sistem jaminan sosial yang akurat,” bebernya.

Orientasi pada pencapaian hasil, dari input yang direncanakan secara terukur, yang diikuti dengan peningkatan kinerja pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ini menjadi pedoman dalam pelaksanaan belanja pada APBD Tahun Anggaran 2022.

“Fokus pembangunan untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022 yaitu kesehatan, pendidikan dan keterampilan, UMKM, investasi, hilirisasi industri, pertanian dan pariwisata serta penangan banjir dan Covid-19,” sebut gubernur.

Juga menjelaskan ada tiga program prioritas mengenai UMKM Pemerintah Provinsi Kalsel, yakni program pemberdayaan usaha menengah, usaha kecil dan usaha mikro (UMKM), program pengembangan UMKM dan program penempatan tenaga kerja.

“Semoga program tersebut target di tahun 2022 usaha mikro kecil naik menjadi 0,25 persen dan pencari kerja mendapatkan pekerjaan 30 persen,” harapnya.

Gubernur menambahkan dalam pelaksanaan APBD, juga memperhatikan anggaran berimbang guna mendukung kinerja pemerintahan secara efisien, efektif, transparan dan akuntabel, karena dalam belanja daerah selalu memperhatikan efisiensi keuangan daerah dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan.

Pada penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022 ini dapat melakukan pemulihan ekonomi, khususnya berkaitan dengan dampak Covid-19, seperti penanganan kemiskinan, pengangguran dan Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) dengan program-program prioritas sesuai dengan RKPD Tahun 2022.

Berbagai pemandangan fraksi-fraksi di DPRD terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2022, yang telah disampaikan telah ditanggapi.

“Semoga APBD Tahun 2022 yang mampu menjawab berbagai persoalan daerah di Kalsel, dengan harapan APBD Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2022 mampu mempercepat pemulihan ekonomi, kesehatan dan kehidupan sosial yang terdampak cukup besar di masa pandemi saat ini.

Selain itu tambah Gubernur juga menginginkan agar APBD Tahun Anggaran 2022 mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup di daerah kita, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Teriring doa dan harapan semoga bisa wujudkan dengan kebersamaan, saling sinergi dan kolaborasi yang telah terangkai dengan baik dalam pembahasan APBD Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2022,” tutup Gubernur. (HM)

 206 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!