GUBERNUR KALSEL : Tidak Pernah Membedakan, Termasuk Kangean

Bagikan :
GUBERNUR KALSEL : Tidak Pernah Membedakan, Termasuk Kangean
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep Hj. Dewi Alifah, penukaran cinderamata

SuarIndonesia – Di Banua ini dijumpai bermacam-macam suku yang ada di Indonesia. Bahkan terkenal dengan religius dan toleransinya, sehingga masyarakat yang mayoritas suku Banjar selalu terbuka untuk masyarakat dari berbagai daerah.

Seperti halnya masyarakat Kangean yang telah tinggal selama bertahun-tahun di Kalsel bahkan telah menyebar di berbagai daerah kabupaten/kota.

Bahkan warga Kangeanpun menggelar silaturahmi Ikatan Mahasiswa Kangean dan Tokoh Masyarakat Kangean se-Kalsel bersama Gubernur, H Sahbirin Noor dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep Hj Dewi Alifah, S.H.,M.H., M.Pdi, yang akrab disapa Nyai Eva, Jum’at (1/10/2021), di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Hadir pula Sekda Prov Kalsel, Roy Rizali Anwara, Ketua Imaka Kalsel, Syarif Hidayatullah, Pembina Imaka sekaligus Tokoh Kangean di Banjarmasin, Ustad H Mathori, S Ag, MI.Kom, Dantim lntelrem 101/Ant, Kapten lnf Sunaryo, SH, seluruh anggota IMAKA (Ikatan Mahasiswa Kangean dan Tokoh Masyarakat Kangean) se-Kalsel.

Ustad H Mathori menyampaikan, sampai saat ini mahasiswa dari kepulauan Kangean di Kota Banjarmasin ada 30 orang dan sisanya masih ada di Kampung Kangean karena kuliahnya masih virtual.

“Di Kalsel masyarakat Kabupaten Kangean seluruhnya sekitar 7.000 orang lebih yang tersebar diberbagai daerah kabupaten/kota,” pungkasnya

Sementara itu Wakil Bupati Kabupaten Sumenep menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalsel dan juga masyarakatnya yang telah menyambut dengan sangat baik.

“Kabupaten Sumenep yang berada diujung timur Pulau Madura merupakan wilayah yang unik.

Sebab terdiri wilayah daratan dengan pulau yang tersebar berjumlah 126 pulau (berdasarkan hasil sinkronisasi Luas Wilayah Kabupaten Sumenep).

Jumlah pulau berpenghuni di Kabupaten Sumenep hanya 48 pulau, sedangkan pulau yang tidak berpenghuni sebanyak 78 pulau,” tuturnya.

Lebih lanjut di Kalsel merupakan Pulau yang sangat besar UMKM-nya sehingga di sini contoh kecil para tamu undangan menggunkan pakaian sasirangan yang mana pakaian ini merupakan pakaian khas Kalsel.

“Saya sebelum menjadi wakil bupati Sumenep saya aktif di aktifis perempuan dan juga Kadin yang mana Alhamdulillah sekarang kami bisa membangun akses dengan baik.

Semoga Kalsel bisa bekerja sama dengan Kabupaten Sumenep tentang sumberdaya alam dan Wisata,” ujarnya

Sementara itu Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan, masyarakat Kangean ini sudah tidak asing lagi untuk dirinya.

“Karena sejak saya jadi lurah dulu di Kelurahan Pemurus Baru itu rata – rata orang Kangean dan Alhamdulillah tetangga saya juga adalah orang Kangean,” ucapnya

“Kalsel tidak pernah membeda-bedakan siapapun yang datang, karena Kalsel mayoritas orang muslim yang mana selalu menghargai para tamu yang datang,” tegasnya. (ZI)

 

 75 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!