GMNI Banjarmasin Harus Berorientasikan Edukasi Penyadaran di Masyarakat

SuarIndonesia – GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Kota Banjarmasin salah satunya adalah sebagai kelas penyadaran di masyarakat.

“Artinya aktivitas apapun di GMNI harus berorientasikan terhadap edukasi kepada masyarakat. Salah satunya berbicara Restorative Justice tidak banyak masyarakat yang mengetahui inilah tanggung jawab kami,” kata Ketua GMNI Kota Banjarmasin, Bayu.

GMNI Kota lantas telags gelar Seminar Nasional yang bertemakan “Restoratif Justice” pada Jumat (9/9/2022).

Penyebarluasan pemahaman tentang Restorative Justice sangat di perlukan terutama bagi masyarakat yang kurang paham akan hukum.

Dewasa ini hukum yang ada di Indonesia sangat kaku dan notmative sehingga banyak berbenturan dengan nilai keadilan yang seungguhnya di masyarakat.

Menurut Yudha Pratama S.H selaku ketua pelaksana kegiatan seminar tersebut diisi perwakilan semua elemen penegak hukum.

Ketika itu,  ada Kompol Thomas afrian S.H. M.H. dari unsur kepolisian, jaksa Radityo Wisnu Aji S.H. M.H. dari Kejari Banjarmasin.

Hakim Eko Setiawan S.H. M.H.dari Pengadilan Negeri Banjarmasin dan  Dr. Ali Murtadlo S.H. M.H. selaku praktisi hukum sekaligus sekretaris DPC Peradi Banjarmasin.

Menurut Dr.Ali Murtadlo bahwa semangat restorative justice merupakan perwujudan nilai sila ke 4 pancasila yaitu asas musyawarah.

Ini memiliki tujuan yaitu terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia seperti yang tertera di sila ke 5 pancasila.

Sedangkan menurut Jaksa Radityo Wisnu Aji, bahwa restorative justice sudah semestinya diterapkan secara masive, bertujuan juga mencegah suatu proses hukum untuk lanjut ke proses peradilan yang akan menyebabkan potensi bertambahnya narapida di lapas.

“Saat ini di indonesia sudah kelebihan kapasitas seperti contoh lapas teluk dalam yangg kapasitasnya hanya 2000 napi harus ditempati lebih dari 8000 napi,” paparnya. (ZI)

 194 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!