GILIRAN Mafia Pelabuhan dan Bandar Udara, Kejati Kalsel Tampung Pengaduan Melalui Hotline

Bagikan :
GILIRAN Mafia Pelabuhan dan Bandar Udara, Kejati Kalsel Tampung Pengaduan Melalui Hotline

SuarIndonesia – Giliran menyangkut Mafia Pelabuhan dan Bandar Udara, Kejati Kalsel (Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan) menampung informasi dan pengaduan masyarakat melalui “Hotline”.

Hotline menyangkut Mafia Pelabuhan dan Bandar Udara, ini resmi dibuka pihak Kejati , Kalsel, Senin (24/1/2022).

Sebelumnya, Jajaran Kejati Kalsel juga gerak cepat pemberantasan mafia tanah melalui “Hotline”.

“Layanan penerimaan laporan melalui WhatsApp maupun penerimaan pesan SMS guna mempermudah masyarakat untuk melaporkan apabila mengetahui atau menemukan adanya praktik mafia pelabuhan dan bandar udara,” kata Kasi Penkum Kejati Kalsel, Romadu Novelino Simanjuntak SH MH.

Dikatakan, penerimaan laporan langsung terhubung pada Tim Pemberantas Mafia Pelabuhan dan Bandar Udara (Timtas Maplabu) yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel No.KEP-01/O.3/Fs.2/01/2022 tanggal 07
Januari 2022 yang diketuai Dwianto Prihartono SH MH selaku Asisten bidang Tindak Pidana Khusus Kejati setempat.

“Ini adalah salah satu tugas Timtas Maplabu sesuai Surat Edaran Jaksa Agung RI Nomor 17 tahun 2021 tentang
Pemberantasan Mafia Pelabuhan dan Bandar Udara.

Karenanya, kami menghimbau kepada masyarakat bila menemukan adanya kegiatan praktik curang, pungli dan tindakan
apapun terkait praktik mafia segera melaporkan melalui Hotline yang telah kami sediakan dengan cepat, tepat dan jelas,” tambahnya.

Disebut, sarana penerimaan informasi dan pengaduan masyarakat, ini sebagai bentuk layanan penerimaan informasi dan laporan pengaduan melalui SMS dan
WhatsApp (SMS dan WA) melalui nomor 0813 4650 0980.

Kasi Penkum sebut, semua ini pula dari Plt Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel, H Ponco Hartanto SH MH telah menginstruksikan jajaran yang masuk dalam tim Pemberantas Mafia Pelabuhan dan Bandar Udara agar bekerja professional dalam menindaklanjuti setiap laporan pengaduan yang dilayangkan oleh masyarakat

Sisi lain, menyangkut pemberantasan mafia tanah melalui, ini  menindaklanjuti Surat Edaran Jaksa Agung RI No. 16 tahun 2021.

Sarana penerimaan informasi dan pengaduan masyarakat ini dalam bentuk layanan penerimaan informasi dan pengaduan melalui SMS dan Whatsapp (SMS dan WA) melalui nomor 0821 3733 3933.

“Langsung terhubung dengan Tim Pemberantas Mafia Tanah pada Kejati Kalsel

Adapun sarana penerimaan informasi dan pengaduan ini telah berlaku sejak hari ini Selasa tanggal 18 Januari 2022.

Kami dari Kejati Kalsel sangat berharap dengan adanya Hotline ini masyaraka dapat merasakan hadirnya negara dalam perlindungan hak-hak warga negara,” jelas H Ponco Hartanto  SH. MH.

Khususnya bagi mereka yang mencoba mempertahankan hak kepemilikan tanah
sesuai dengan ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku.

“Jangan sampai justru menjadi korban atas praktik mafia tanah.

Saya instruksikan pada jajaran yang masuk dalam Tim Pemberantasan Mafia Tanah pada agar bekerja professional dalam menindaklanjuti setiap pengaduan yang di layangkan oleh masyarakat,” jelas Plt Kajati Kalsel. (ZI)

 227 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.