Dua Pengeroyok Ditangkap, Satunya Takut Ditembak Serahkan Diri

Dua Pengeroyok Ditangkap, Satunya Takut Ditembak Serahkan Diri

Suarindonesia– Takut ditembak polisi, akhirnya  salah seorang pelaku pengeroyokan bernama Abdul Aziz, akhirnya menyerahkan diri ke Markas Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polresta Banjarmasin.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Windy Syahputra SH SIk M Kom melalui Kanit Gakkum, Ipda Selamet, saat dikonfirmasi, Rabu 26/12)  membenarkan telah mengamankan tiga pelaku pengeroyokan dan kini ketiga pelaku tersebut akan dikenakan pasal 170 KUHP.

Dari keterangan Abdul Aziz menyerahkan diri, setelah mengetahui teman-temannya tertangkap terlebih dulu yaitu Sadri alias Kai dan Ramadhani.

Para pelaku itu ditangkap secara terpisah, Jumat dinihari (21/12)  lalu, sekitar pukul 03.00 WITA.

Ramadhani dan Sadri warga Jalan Mantuil Permai /LGR Banjarmasin Selatan, sedangkan pelaku Aziz diketahui warga Jalan Taluk Masjid Mantuil Banjarmasin Selatan.

Ramadhani ditangkap saat berada di Desa Salaman Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut (Tala), dan Sadri saat berada di kawasan Jalan Suka Maju RT 05 RW 01 Kecamatan Landasan Ulin kota Banjarbaru.

Mereka melakukan pengeroyokan terhadap dua korban  yaitu Zainudin alias Udin (29), seorang penjaga kapal, yang tambat warga Jalan Alalak Tengah Banjarmasin Utara.

Korban Udin mengalami luka cukup serius di bagian  paha kiri, tangan kiri, bahu kiri belakang, dada kiri.

Sedangkan korban Rahim alias Rahim (27), warga Jalan Tamban Muara Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala (Batola), luka sobek di bawah ketiak sebelah kiri dan bagian kepala sebalah kiri.

Dimana peristiwa pengeroyokan terjadi Selasa malam (13/11) silam, sekitar pukul 23.00 WITA, di kawasan Jalan Mantuil Muara Dekat Sekolah Dasar Mantuil 1 Banjarmasin Selatan, bermula pada saat korban Ahim sedang mencuci tangan di sungai.

Tak lama kemudian ada tiga orang datang dan tanpa  basa-basi langsung menyerang korban Ahim. Diduga motif soal minta tambahan uang gadaian dan ditolak kedua korba, dan semua masih dalam pemeriksaan penyidik.

Saat itu, Udin melihat temannya dikeroyok,  menolong dan mengejar salah satu pelaku.

Akan tetapi pelaku yang dikejar masih memegang senjata tajam dan terjadilah penusukan terhadap korban Udin, dan satu pelakunya lainnya bercebur ke sungai.. (DO/YI)

 223 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: