DPMPTSP Balangan Raih Presdikat Wilayah Bebas Korupsi 2025 dari Kemenpan RB

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Balangan, Akhriani, menunjukkan piagam penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Foto : MC Kab Balangan

Kepala DPMPTSP Balangan, Akhriani, menunjukkan piagam penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Foto : MC Kab Balangan

Suarindonesia – Kabupaten Balangan mencatatkan pencapaian membanggakan dengan diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) untuk dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sekaligus yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Prestasi ini menjadikan Balangan sebagai satu-satunya kabupaten di Kalimantan Selatan yang berhasil meraih WBK untuk dua instansi sekaligus dalam satu periode penilaian.

Kepala DPMPTSP Balangan, Akhriani, mengungkapkan bahwa perjalanan menuju WBK telah dimulai sejak 2021 dengan berbagai pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami melalui proses yang panjang, mulai dari evaluasi internal hingga penerapan standar pelayanan yang lebih baik. Alhamdulillah, hasilnya kini bisa kita nikmati,” kata Akhriani di Balangan, pada Rabu (7/5/2025).

Menurut Akhriani, penilaian WBK dilakukan secara ketat, yang meliputi aspek integritas, transparansi, pelayanan publik, hingga akuntabilitas birokrasi. Proses verifikasi juga dilakukan langsung di lapangan untuk memastikan komitmen SKPD terhadap reformasi birokrasi.

Sebelumnya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kandangan) tercatat sebagai daerah yang berhasil meraih WBK untuk satu SKPD. Namun, Balangan berhasil melampaui capaian tersebut dengan dua SKPD sekaligus.

“Tim Kemenpan-RB mengakui bahwa ini adalah kali pertama mereka melakukan penilaian terhadap dua instansi di satu daerah dalam waktu bersamaan. Ini menjadi catatan penting bagi Balangan,” jelasnya.

Baca Juga :   BANK KALSEL Hadirkan Tabungan Valas, Layani Nasabah di Tiga Kantor Cabang

Meski telah meraih WBK, DPMPTSP Balangan bertekad untuk tidak berhenti di situ. Target berikutnya adalah predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026.

“Kami sudah mulai menyusun rencana aksi menuju WBBM. Tahun ini adalah masa persiapan, termasuk untuk mengejar sertifikasi ISO agar kualitas pelayanan publik semakin meningkat,” ujar dia.

Namun demikian, Akhriani mengakui bahwa masih ada tantangan yang perlu diperbaiki, khususnya dalam hal pelayanan bagi penyandang disabilitas.

“Saat ini, kami belum memiliki petugas yang mampu berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. Ini menjadi catatan serius karena WBBM menuntut layanan publik yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan,” ungkapnya.

Kemenpan-RB juga menegaskan pentingnya pelayanan yang lebih inklusif sebagai indikator utama penilaian WBBM. Oleh karena itu, DPMPTSP Balangan akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih merata dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah
DISEBUT Untuk Referensi Bank Kalsel, Komisi II DPRD Kalsel Pelajari Kredit UMKM Bank BPD DIY, Bunga 3 Persen
IWAPI Dorong Bank Kalsel Beri Kredit 0 Persen untuk UMKM Perempuan
PRODUKSI Mi Soun Capai 100 Kg Sehari, Luluk Saryatie Berharap Dukungan Permodalan Bank Kalsel
BANK KALSEL Siapkan Aksel University, Fokus Perbankan Syariah
SEMARAK Harjad ke-500, Bank Kalsel Hadirkan Promo Agen Laku Pandai
BANK KALSEL Syariah Hadirkan Aneka Produk Simpanan
DIRUT Bank Kalsel H Fachruddin Berharap Banjarmasin Semakin Maju di Usia 500 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44

TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca