DONGKRAK Lepas, Arman Tewas Tertindih Mobil

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 23:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad Arman ditemukan tewas setelah terjepit di kolong mobil. (Foto: Istimewa)

Jasad Arman ditemukan tewas setelah terjepit di kolong mobil. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Nasib tak mujur dialami Arman Daeng (23), seorang sopir travel asal Samarinda. Arman tewas setelah tertindih mobilnya sendiri di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Arman diketahui sedang memperbaiki bagian bawah kendaraan, namun dongkrak tiba-tiba terlepas.

“Benar, korban meninggal akibat tertindih kendaraannya sendiri saat memperbaiki di bagian kolong mobil,” ucap Kanit Reskrim Polsek Tanjung Redeb, Ipda Irvan, Kamis (27/11/2025).

Irvan menjelaskan peristiwa tersebut terjadi di kawasan parkir travel Kecamatan Tanjung Redeb pada Rabu (26/11) malam. Menurut Irvan, Arman sempat terlihat oleh saksi pada malam sebelum kejadian.

“Iya ada saksi sesama supir travel di sana sempat liat korban di bawah kolong mobil waktu malam hari, akan tetapi setelah itu korban hanya sendiri di parkiran itu,” kata Irvan, dilansir dari detikKalimantan.

Namun pada pagi hari sekitar pukul 07.00 Wita, Arman ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Diduga tubuhnya terjepit di bawah mobil setelah dongkrak penyangga kendaraan terlepas.

Baca Juga :   "KANTOR PLN DISEGEL", Peternak Tebarkan Ribuan Bangkai Ayam

“Ditemukan pagi harinya oleh rekannya, saat itu posisinya sudah terjepit di bawah mobil dengan kondisi dongkrak yang terlepas,” ucap Irvan.

Dari hasil visum rumah sakit, Arman diketahui tewas usai kehabisan napas dengan kondisi dada dan kepala yang membiru.

“Dugaan sementara karena terjepit korban susah bernafas sehingga menyebabkan korban meninggal dunia,” tuturnya.

Saat ini jasad Arman telah di antar ke Samarinda untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Tadi dari pihak keluarga minta korban untuk di pulangkan ke Samarinda supaya cepat dimakamkan,” ujar Irvan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga
SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal
KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern
PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi
AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia
TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait
OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka
KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44

TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca