DITIADAKAN Sanksi Fisik Perwali Banjarmasin No 68/20

DITIADAKAN Sanksi Fisik Perwali Banjarmasin No 68/20

SuarIndonesia – Sanksi fisik seperti pemberian push up dipastikan tak ada lagi. Ketika ditemukan ada warga yang kedapatan lalai tak menggunakan masker di tempat umum.

Peniadaan pemberian sanksi fisik ini disampaikan kepada seluruh petugas, saat apel pagi hari kedua pelaksanaan penegakan hukum Perwali Nomor 68 Tahun 2020 di Mapolresta Banjarmasin.

“Kami sepakat tak lagi memberlakukan sanksi fisik,” ungkap Plt Kasatpol PP dan Damkar Kota Banjarmasin, Fathrurrahim saat ditemui, Rabu (02/09/2020).

Fathurrahim mengakui, dalam Perwali nomor 68 memang tak diatur terkait pemberian sanksi fisik. Inilah yang menjadi penyebab sanksi jenis itu ditiadakan.”Memang di Perwali 68 tak ada diatur,” ungkapnya.

Disinggung soal sempat adanya pemberian sanksi fisik di hari pertama pelaksanaan, Fathurrahim mengatakan itu bukanlah faktor kesengajaan.

“Kemarin saat pelaksanaan mungkin secara spontanitas. Kemarin juga ada pilihan-pilihan mungkin dia (petugas) tak melihat juga pilihan yang disanksikan,” bebernya.

“Push-up hanya untuk kepatuhan mereka lah. Tapi sudah tak ada lagi. Kami sudah imbau untuk tak fisik, melainkan sosial,” tambah Fathurrahim.

Selain itu, dari hasil pendataan hari pertama penertiban, ditemukan ada 74 orang yang kedapatan melakukan pelanggaran di sejumlah lokasi. Dan mereka sudah menerima sanksi.

Kendati demikian, hukuman yang diberikan belum sampai kepada sanksi administratif atau denda materi.

“Hingga saat ini belum ada sanksi administratif atau denda. Masih diberlakukan sanksi teguran lisan, tertulis, dan sanksi sosial,” katanya.

Untuk penertiban di hari kedua kali ini lanjutnya, tetap dilaksanakan di lima kecamatan. Namun di titik yang berbeda dari hari kemarin.

“Hari ini ada beberapa kegiatan. Banjarmasin Timur di Jalan Pandu. Barat di Pasar Banjar Raya. Juga di Selatan. Ini kami masih nunggu rekap,” ujarnya.

Lebih jauh, melihat masih adanya temuan pelanggaran yang dilakukan sejumlah warga. Fathurrahim pun mengimbau agar warga bisa mentaati aturan.(SU)

 348 total views,  1 views today

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: