DISOROTI DPR RI Pelaksanaan Pilkada Kalsel 2020

DISOROTI DPR RI Pelaksanaan Pilkada Kalsel 2020

SuarIndonesia – Komisi II DPR RI menyoroti pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalsel 2020 yang berujung putusan pemungutan suara ulang (PSU) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) RI.

Anggota dewan menyinggung soal carut-marutnya data pemilih hingga munculnya kejanggalan dalam Pilkada 2020 lalu yang berujung pada putusan Mahkamah Konstitusi untuk pelaksanaan PSU di 7 kecamatan.

Sejalan dengan PSU di 7 kecamatan di Kalsel, Komisi II DPR RI, tak menghendaki perseleisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalsel kembali terjadi seperti sebelumnya.

Komisi DPR mewanti-wanti agar tidak terjadi PHPU PSU yang akan dilaksanakan 9 Juni mendatang. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Saan Mustopa, saat berkunjung ke Sekretariat KPU Kalsel, Selasa (30/3/2021).

Saan mengingatkan KPU bekerja secara profesional terutama dalam pelaksanaan PSU.

“Secara teknis KPU harus benar-benar menyiapkan terutama mereview data pemilih. Itu penting dilakukan supaya tidak ada ruang lagi untuk disengketakan,” kata Saan.

Saan bilang, KPU harus benar-benar siap dari segala segi. Anggaran, teknis, hingga mental penyelenggara harus disiapkan dengan sungguh-sungguh jika ingin PSU berjalan sesuai harapan.

“KPU juga harus benar-benar menyiapkan. Dan paling penting mental dan integritas mereka yang menjadi taruhan,” tambahnya.(RW)

 783 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: