DISITA Polda Kalsel 26 Kg Lebih Sabu dan 3.429 Butir Ekstasi, Ada Termuat di Kotak Mainan dengan Sergapan Bersama Bea Cukai

SuarIndonesia – Telah diungkap dan disita jajaran Dit Reserse Narkoba Polda Kalsel 26 Kg lebih sabu-sabu atau 26.020,39 gram dan 3.429 butir pil ekstasi

Itu dengan 41 Laporan Polisi (LP) dan ada 64 tersangkanya. Dan semua barang bukti dimusnahkan yang secara simbolis menggunakan blender, di Halaman Mapolda Kalsel, Rabu (21/9/2022).

Pemusnahan, dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Tri Wahyudi dan turut pejabat instansi terkait serta disaksikan para tersangka.

Selanjutnya dibawa ke pembakaran limbah Rumah Sakit Ansari Saleh Banjarmasin untuk dihancurkan pakai alat Incinerator.

Dari keterangan, pengungkapan mulai Juli hingga September 2022.

“Dari 41 LP tersebut, pengungkapan terbaru yakni dari Subdit 1 Dit Resnarkoba Polda Kalsel, bekerjasama dengan Bea Cukai Kalsel berhasil mengungkap peredaran narkotika lintas provinsi melalui jalur udara, Sabtu (17/9/2022).

Kombes Pol Tri Wahyudi mengatakan, ketika itu pihak Bea Cukai mendapat informasi bahwa ada pengiriman barang yang diduga ekstasi yang terbungkus di dalam kotak mainan anak-anak.

“Penyelidikan mendalam dilakukan bersama-sama dan didapatkan barang bukti 1.000 butir ekstasi melalui titipan pos.

Barang tersebut ditemukan beserta penerima barang berinisial MR di halaman Kantor Pos, Jalan A Yani, Km 23,5 Landasan ulin, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil Direktorat Bea Cukai Kalbagsel, Iwan Setiawan mengatakan, pengungkapan ini berasal dari informasinya masyarakat ke kantor Bea Cukai Jakarta dan diteruskan ke pihaknya

“Barang ini berasal dari Malaysia melalui jasa titipan kantor pos.

Barang tersebut diberitahukan sebagai mainan biliar mini, dan ternyata di dalamnya terdapat ekstasi setelah kita lakukan pengecekan menggunakan X Ray,” jelasnya.

Sisi lain, jajaran Polda Kalsel tambah Kabid Humas, Kombes Pol M Rifa’i terus melakukan pengungkapan peredaran narkotika.

“Kalau dilihat dari barang bukti yang ada, peredaran narkotika di Kalsel masih tinggi.

Kemudian jika satu gram sabu atau sebutir pil ekstasi digunakan untuk satu orang, maka dengan semua barang bukti tersebut, kita bisa menyelamatkan 520.400 orang dari bahaya narkotika,” ucapnya. (ZI)

 347 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!