DISIAPKAN Strategi 4K Kendalikan Inflasi di Kalsel

DISIAPKAN Strategi 4K Kendalikan Inflasi di Kalsel

SuarIndonesia – Pj (Pejabat). Gubernur Kalsel, Safrizal, menekankan pentingnya menjalankan strategi 4K yakni keterjangkauan harga, ketersediaan stok, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Hal tersebut disampaikan SafrizalĀ  di sela High Level Meeting dan Rakorda Tim Pengendali Inflasi Daerah di Mahligai Pancasila, Senin (12/4/2021).

Data per Maret 2021 Kalimantan Selatan mengalami inflasi 0,09 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 107,24. Tiga daerah yang memengaruhi inflasi di Kalimantan Selatan yaitu Banjarmasin 0,59 persen, Tabalong sebesar 0,03 dan Kotabaru sebesar 0,09 persen.

Safrizal ZA meminta kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menguatkan sistem supply chain atau penyediaan barang pada rantai pasokan dalam rangka efektivitas mengendalikan inflasi.

“Langkah kita harus terintegrasi, Tanah Laut punya apa Tabalong punya apa lalu kita petakan, kemudian sistemnya saling memenuhi, kurangnya apa bisa dipasok kabupaten tetangganya, ” katanya.

Disampaikan Safrizal, untuk pengendalian inflasi diperlukan inovasi terutama jika terjadi lonjakan permintaan barang dan jasa pada bulan Ramadan.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Amanlison Sembiring, mengatakan kerjasama antar daerah menjadi salah satu strategi untuk menekan laju inflasi.

Selain itu, juga bisa dilakukan denganĀ  peingkatan produksi, Operasi Pasar dan pengawasan intensif bersama dengan pihak terkait terhadap ketersediaan stok.

Dikatakanya, peran TPID sangat penting dalam menjalankan program pengendalian inflasi.(RW)

 1,127 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: