DISHUT Kalsel Perkuat Rehabilitasi Hutan dan Lahan Lewat Program Bibit Gratis

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Dishut Kalsel menanam bibit pohon mahoni di sepanjang pinggir jalan kawasan perkotaan di Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (5/2/2026). (Foto: Dok Dishut Kalsel)

Jajaran Dishut Kalsel menanam bibit pohon mahoni di sepanjang pinggir jalan kawasan perkotaan di Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (5/2/2026). (Foto: Dok Dishut Kalsel)

SuarIndonesia — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan melalui program pembagian bibit pohon gratis guna mendorong keterlibatan masyarakat dalam pelestarian lingkungan.

“Program pembagian pohon ini dengan ketentuan satu kartu tanda penduduk (KTP) memperoleh maksimal 25 batang per orang,” kata Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Kamis (5/2/2026).

Dia mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan hidup.

Melalui program ini, Dishut Kalsel mengajak masyarakat berpartisipasi aktif, bibit pohon dapat diambil secara gratis di Persemaian Liang Anggang , Banjarbaru, untuk ditanam di lingkungan masing-masing.

“Program pembagian bibit gratis diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam pohon, baik di pekarangan rumah, fasilitas umum, maupun lahan kosong yang berpotensi dikembangkan sebagai ruang hijau,” tutur Fathimatuzzahra dilansir dari AntaraNews.

Pada kesempatan itu, Dishut Kalsel melakukan aksi penanaman pohon di kawasan perkotaan di sepanjang sisi kanan dan kiri Jalan Cempaka Baru, Kota Banjarbaru, sebagai bagian dari penguatan fungsi kawasan hijau dan peningkatan kualitas lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Dishut Kalsel menanam sebanyak 250 batang bibit pohon mahoni di sepanjang ruas jalan. Penanaman ini menjadi wujud komitmen Pemprov Kalsel dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Baca Juga :   PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

Menurut dia, bibit mahoni dipilih karena memiliki manfaat ekologis yang tinggi. Selain berperawakan rindang dan cocok sebagai tanaman pelindung di tepi jalan, jenis ini juga dikenal efektif menyerap karbon dioksida sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas udara dan pengendalian polusi.

Ia menegaskan kegiatan penanaman pohon tidak hanya bertujuan memperindah kawasan perkotaan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pengendalian perubahan iklim serta penurunan emisi gas rumah kaca.

“Melalui penanaman pohon dan partisipasi masyarakat, kami berharap kualitas lingkungan hidup semakin meningkat sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap pentingnya ruang hijau,” katanya.

Dishut Kalsel berharap kawasan Jalan Cempaka Baru dapat berkembang menjadi koridor hijau yang sehat dan nyaman, sekaligus mendukung terwujudnya Kalimantan Selatan yang lestari dan berkelanjutan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi
UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan
PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026
MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel
JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin
DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional
BUKA FAKTA, Kuasa Hukum Sebut MH tak Tahu Ada Investor Lain Kasus Dugaan Penipuan Investasi
KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:09

KARHUTLA Tak Kunjung Reda, Pelaku Diminta Ditindak

Berita Terbaru


Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) terbakar. (Foto: HO-TNTP)

Kalteng

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:00

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca