DIPERTANYAKAN Insentif Guru di Kalsel Terlambat Dibayar

DIPERTANYAKAN Insentif Guru di Kalsel Terlambat Dibayar
HM Lutfi Saifuddin.(Foto/ANTARA)

SuarIndonesia – Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) HM Lutfi Saifuddin mempertanyakan, masalah pembayaran insentif guru di Kalsel yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut.

“Mengapa pembayaran insentif guru-guru tersebut mengalami keterlambatan,” ujar politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut kepada Antara Kalsel di Banjarmasin, Ahad (29/3/2020).

Anggota DPRD Kalsel dua periode itu mengaku menerima laporan atau informasi/keluhan dari guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui Facebook (fb)-nya.

Sementara keluhan mereka antara lain beberapa harga barang (termasuk kebutuhan pokok) mengalami kenaikan, sedangkan pembayaran insentif terlambat, kutipnya tanpa merinci kecuali memperlihatkan fb dari para guru tersebut.

Keterlambatan pembayaran insentif tersebut, menurut wakil rakyat yang bergelar sarjana sosial itu, tidak sejalan dengan anjuran pemerintah provinsi (Pemprov) setempat.

Sementara Pemprov Kalsel menganjurkan untuk sistem bekerja dari rumah atau “Work From Home” (WFH), lanjut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin itu.

“Tetapi anjuran WFH tidak diikuti dengan dukungan pembayaran tunjangan yang tepat waktu. Padahal anggaran dan dananya cukup tersedia,” demikian Lutfi.(ANT/RA)

 251 total views,  1 views today

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: