DIMINTA Balai Jalan Memacu Pengerjaan Proyek Jembatan Alalak 1 Banjarmasin Sesuai Schedule

DIMINTA Balai Jalan Memacu Pengerjaan Proyek Jembatan Alalak 1 Banjarmasin Sesuai Schedule

SuarIndonesia – Ketua Fraksi PKS DPRD Kalsel H Ardiansyah SHut, minta Balai Jalan memacu pengerjaan proyek pembangunan Jembatan Alalak 1 Banjarmasin sesuai schedule agar arus lalu lintas Jalan Trans Kalimantan bisa berjalan lancar.

“Kita sangat berharap agar selesai sesuai skedul mengingat vitalnya jembatan Alalak 1 untuk kelancaran transportasi dari Kalsel ke Kalteng dan ke Banua Enam,” tambahnya

Menurut Ardiansya, pembangunan jembatan Alalak 1 yang menghubungkan Banjarmasin dan Alalak Batola, pada Juli 2021 ini badan jembatannya sudah tersambung.

“Jika sertifikatnya akhir 2021 sudah dikeluarkan Kementerian PU dan Perhubungan, maka awal 2022 jembatan mudah-mudahan bisa dilewati, ujarnya,  Kamis (1/4/2021)

Mantan wakil bupati HSS ini juga mengatakan, sebelumnya sudah melakukan kunjungan dan cek lapangan Proyek Jembatan Alalak 1 dan sudah berdialog dengan Konsultan Proyek, Balai Pelaksana Jalan dan pihak Pelaksana teknis lapangan

Pembangunan Jembatan Alalak 1 molor dari yang dijadwalkan, padahal Maret 2021 jembatan seharusnya sudah tersambung. Namun, karena pandemi covid 19, para tenaga kerja harus diistirahatkan sehingga pengerjaan terhambat.

 

Sementara itu, untuk jembatan Alalak 1 lama, bisa dioperasionalkan kembali untuk mengurai kemacetan yang terjadi saat ini, apalagi pada jam jam tertentu, namun hanya satu arah.

“Jembatan asal Alalak 1 lama dioperasikan biar bisa dilewati kendaraan non barang atau mobil pribadi dan roda dua, dengan satu arah dari Banjarmasin ke Handil Bhakti,” ucapnya

Selain proyek Jembatan Alalak 1, kata Ardiansyah, kami juga minta 2 jembatan lainnya, yakni Jembatan Pabahanan (Tabunio) Tanah Laut yang menghubungkan Banjarmasin-Pelaihari dan Jembatan Salim di Km 55 Kabupaten Banjar juga dipacu pengerjaannya.

“Dipacu pengerjaannya bukan mengurangi kualitas pekerjaan namun waktu yang ada dimaksimalkan” imbuhnya

Dengan selesainya tiga jembatan seluruh ruas jalan di Kalimantan Selatan akan terhubung dan arus lalu lintas barang dan orang bisa berjalan lancar.

“Lancarnya arus lalu lintas, bisa meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan,” ujarnya lagi

Di samping itu, lanjjutnya, jalan alternatif menuju Banua Enam yang juga dikelola balai jalan nasional, dari Banjarmasin ke Batola, Margasari dan Kandangan agar bisa diperbaiki seceatnya, pasalnya ada sebagian jalan yang terendam akibat banjir dan mengalami kerusakan

“Sebagian jalannya rendah, saat banjir kamarin terendam dan rusak akibat terkikis air segeralah diperbaiki,”

Jalan alternatif menuju banua ini sangat efektif dan dapat memotong waktu perjalanan seperti biasa.

“Yang biasa melewati jalan ahmad yani memakan waktu 5 jam, namun kalau lewat sana bisa 2 jam lebih,” tutup Ardiansyah (HM)

 439 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: