DIMEDIASI Permasalahan Konflik Nelayan Kalsel dan Jateng

Bagikan :
DIMEDIASI Permasalahan Konflik Nelayan Kalsel dan Jateng

SuarIndonesia – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel dan Jateng memesiasi permasalahan antar nelayan yang pernah terjadi di perairan Kalsel.

“Semoga apa yang dihasilkan dari pertemuan kemarin dapat dilaksanakan di lapangan, masing-masing bisa menahan diri dan mengikuti aturan baik oleh nelayan Kalsel maupun Jateng,” kata Kepala DKP Kalsel, Rusdi Hartono, Senin (14/2/2022).

Menurut Rusdi Hartono, pihaknya menginginkan solusi dari permasalahan yang terjadi antara nelayan di dua daerah yang selama ini terjadi. Mediasi dua pemerintah daerah tersebut dilaksanakan 11 Februari lalu di Kantor DKP Jateng.

Diakui Rusdi permasalahan yang terjadi selama ini dikarenakan pemakaian alat cantrang oleh nelayan Jateng di wilayah perairan Kalsel.

“Dari PSDKP-KKP mengatakan bahwa pihaknya memegang prinsip nelayan harus patuh terhadap Undang-Undang yang berlaku. Jaring cantrang menjadi jaring berkantong, di mana 52 kapal dari 300 kapal telah mendapat Surat Laik Operasi (SLO) menangkap ikan di pantura,” ucap Rusdi.

Rusdi menginginkan tidak terjadi tindakan anarkis seperti pembakaran kapal dan lebih mengutamakan restorasi justice untuk efek jera.

“Dari perwakilan HNSI (himpunan nelayan seluruh Indonesia) Kotabaru pun mengatakan bahwa tidak ada rencana anarkis terhadap nelayan luar daerah, apabila mendekat ke wilayah kurang dari radius 5 mil untuk mengisi logistik atau masalah teknis maka dipersilakan saja,” tambah Rusdi.(RW)

 227 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.