DIDESAK Bawaslu Kalsel Bersihkan Spanduk Berbau Politik dan Bernuansa Provokatif

DIDESAK Bawaslu Kalsel Bersihkan Spanduk Berbau Politik dan Bernuansa Provokatif

SuarIndonesia – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kalimantan Selatan (Kalsel) mendesak Bawaslu segera membersihkan seluruh spanduk berbau politik dan bernuansa provokatif.

Itu banyak terpasang di Banjarmasin Selatan, sebelum pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel 2020.

“Kami minta ke Bawaslu Kalsel bersikap tegas dan melakukan pengawasan dengan ketat jelang PSU Pilgub Kalsel,” kata H Muhammad Hasan, koordinator LSM Pemuda Islam Kalimantan, di Bawaslu, Selasa (30/3/2021)

Menurut Hasan, pihaknya menyambut baik pernyataan Bawaslu Kalsel bahwa dalam penyelenggaraan PSU Pilgub Kalsel 2020, tidak ada lagi kampanye atau penyampaian visi misi.

“Namun, berdasarkan pemantauan di lapangan, ternyata ada kandidat calon gubernur Kalsel yang selalu aktif melakukan kunjungan dan sosialisasi di mana-mana di wilayah-wilayah PSU,” ujarnya.

Selain itu, banyak ditemukan terpasang spanduk bernuasa politik dan bernada provokatif di Banjarmasin Selatan.

Karena bernada provokasi dan berbau politis, sambung Hasan, pihaknya minta spanduk-spanduk ini harus segera dilepas dan dibersihkan.

“Kami minta Bawaslu Kalsel tegas dan segera menindaklanjuti laporan-laporan yang telah disampaikan,” kata Muhammad Hasan.

Menyikapi hal ini, Ketua Bawaslu Kalsel Erna Kasyipah, mengatakan pihaknya akan koordinasi dengan divisi bidang hukum untuk melakukan kajian apakah hal itu termasuk dalam kategori pelanggaran.

“Kalau masuk kategori pelanggaran maka kita akan tindak lanjuti dengan memberikan rekomendasi ke KPU untuk ditindaklanjuti,” ucapnya

Namun lanjut Erna, pihaknya hanya menerima laporan secara lisan, mengenai lokasi dan spanduk yang terpasang belum jelas di mana tempatnya, sehingga perlu waktu untuk mengeluarkan rekomendasi.

“Kami menerima info spanduk berbau politik terpasang, ketika disebut di banjarmasin selatan, itukan luas wilayahnya, lokasinya masih belum jelas,” ucapnya

Pihak Bawaslu juga menghimbau, selama tahapan PSU, seluruh lapisan masyarakat, baik pasangan calon atau timses tidak diperbolehkan membuat opini yang bisa menimbulkan keresahan.

“Mari kita jaga pemilihan ini, agar pelaksanaan demokrasi yang berkualitas dan berintegritas,” ujarnya. (HM)

 256 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: