DIBENTUK Masyarakat Peduli Api Antisipasi Ancaman Karhutla

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 19:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas patroli pencegahan karhutla membawa peralatan pemadamam kebakaran lahan gambut di Desa Ganepo, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu. (Foto: Dok ANTARA/Bayu Pratama S)

Petugas patroli pencegahan karhutla membawa peralatan pemadamam kebakaran lahan gambut di Desa Ganepo, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu. (Foto: Dok ANTARA/Bayu Pratama S)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah membentuk dan membina Masyarakat Peduli Api (MPA) guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel dalam penanggulangan karhutla di seluruh kabupaten/kota,” kata Ketua Panitia Pelatihan Pos Lapangan (Poslap) Karhutla Alpius Patanan di Palangka Raya, Kamis (8/5/2025).

Pembinaan digelar pada 29 lokasi di 13 kabupaten dan satu kota dengan melibatkan 75.000 anggota MPA dan 1.175 personel TNI/Polri.

Alpius yang juga Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kalteng itu menjelaskan pengendalian karhutla merupakan salah satu program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2025-2030.

“Ini menandakan kepala daerah memberikan perhatian serius terhadap pengendalian karhutla di wilayah Kalimantan Tengah dalam rangka mewujudkan Kalteng Berkah Kalteng Maju,” ucap Alpius, dilansir dari AntaraNewsKalteng.

Oleh karena itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah melalui BPBPK terus meningkatkan upaya penanganan karhutla, antara lain dengan membentuk Poslap Satgas Pengendali Karhutla.

Baca Juga :   PEMADAMAN Dekat Permukiman jadi Prioritas Satgas Karhutla

Pada tahun 2024 dibentuk 64 poslap yang ditempatkan pada area rawan karhutla, sedangkan pada tahun 2025 ini menjadi 75 poslap. Hal ini bertujuan agar jangkauan upaya pengendalian karhutla lebih maksimal.

Pelaksana atau personel Poslap Satgas Pengendali Karhutla, kata dia, berasal dari masyarakat setempat yang terkumpul dalam MPA didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Sebelum MPA diaktivasi menjadi poslap, lanjutnya, maka terlebih dahulu dilaksanakan peningkatan kapasitas dengan melaksanakan pelatihan.

“Pelatihan yang dilaksanakan diharapkan menunjang anggota MPA dalam melaksanakan tugas pengendalian karhutla,” kata Alpius. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng
KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka
KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
DITANGKAP Usai Bakar Rumput Halaman Rumah
KMT ELISABET TENGGELAM: 5 Awak Hilang Telah Teridentifikasi
HARI KE-13: 10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan, Lima di Kalteng
TELAH DITEMUKAN 160 Korban KM Virgo Transport-8 dan 52 Meninggal Dunia

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:45

BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 21:10

RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Senin, 28 September 2026 - 21:06

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Berita Terbaru

Ketua Umum Perempuan Aman Devi Anggraini (kiri), Dewan Pakar Perempuan Aman Arimbi Heroepoetri (kedua kiri), Dewan Nasional Perempuan Aman dari Kalimantan Isnah Ayunda (ketiga kiri), dan Pengurus Harian Komunitas Perempuan Aman Sawesuma Novilla Maria Aru (kedua kanan) dalam media gathering Temunas IV Perempuan Aman, di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:09

Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kapolda Kalteng. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kalteng

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca