DIAWASI Ketat Bawaslu Kalsel Coklit, Menjaga Hak Pilih pada Pilkada 2024

- Penulis

Minggu, 14 Juli 2024 - 01:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Diawasi ketat oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Kalimantan Selatan (Bawaslu Kalsel) terhadap kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) guna menjaga hak pilih masyarakat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“Tahapan coklit ini harus kita kawal dan awasi karena berkaitan hak konstitusional warga,” kata anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budiono Sabtu (13/7/2024).

Menurut Thessa, Bawaslu dan jajaran pengawas adhoc saat ini mengawasi kinerja 11.480 petugas Pantarlih se-Kalsel yang datang ke rumah-rumah warga melakukan coklit.

Tim Bawaslu mencatat setiap hasil pengawasan ke dalam Laporan Hasil Pengawasan (LHP) dan Alat Kerja Pengawasan (AKP).

Diketahui, data KPU Kalsel menunjukkan 3.047.623 data pemilih hasil sinkronisasi data terakhir yang tercatat sebagai sasaran coklit dilakukan petugas Pantarlih.

Baca Juga :   BELASAN TARUNA Akpol dan AAL Turun ke Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel, Tanamkan Disiplin dan Bela Negara

Seluruh warga yang tercatat sebagai calon pemilih pada pilkada tersebut harus disambangi guna memastikan masih berhak memilih atau tidak.

“Petugas Pantarlih harus teliti mendata warga, kalau memang tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih maka dicoret,” tegasnya dikutip Antara.

Masa kerja Pantarlih untuk tahapan penyusunan daftar pemilih Pilkada 2024 berlangsung selama satu bulan sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2024. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPBD KALSEL Terus Upayakan Penanganan Karhutla di Tengah Kendala Anggaran
TARGET EKONOMI Tinggi Tapi Anggaran Minim, DPRD Kalsel Ingatkan Bappeda dan BPKAD
KASUS BERDARAH di Kawasan Gubernur Soebarjo Direkaulang dengan 20 Adegan
DPRD KALSEL Ubah Jadwal Kegiatan Oktober 2026
DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi
CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat
69 KORBAN Kapal Virgo Transport 8 yang Sudah Teridentifikasi
KOBARAN API di Kawasan Simpang Belitung

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:27

BPBD KALSEL Terus Upayakan Penanganan Karhutla di Tengah Kendala Anggaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:23

TARGET EKONOMI Tinggi Tapi Anggaran Minim, DPRD Kalsel Ingatkan Bappeda dan BPKAD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:38

DPRD KALSEL Ubah Jadwal Kegiatan Oktober 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:39

DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:03

CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:39

69 KORBAN Kapal Virgo Transport 8 yang Sudah Teridentifikasi

Berita Terbaru

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau jumlah titik api di Kalbar. (Foto: Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:42

Foto Ilustrasi - Jemaah haji melakukan tawaf ifadah mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (Foto: HO-Antara)

Nasional

BIAYA HAJI 2027 Ditetapkan Sebesar Rp98,4 Juta

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:16

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca