DIAPRESIASI Kemenkes, Tim Jaksa Pengacara Negara dalam Penanganan Perkara

Bagikan :
DIAPRESIASI Kemenkes, Tim Jaksa Pengacara Negara dalam Penanganan Perkara

SuarIndonesia – Diapresiasi Kemenkes (Kementerian Kesehatan) RI terhadap Tim Jaksa Pengacara Negara yang telah melakukan penanganan perkara.

Jaksa Pengacara Negara pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, ini menerima apresiasi atau penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI pada Rabu (2/2/2022).

Itu sebagaimana tertera dalam surat yang dikirimkan oleh Kementerian Kesehatan RI Nomor: HK.05.03/III/51/2022,  pada 7 Januari 2022.

Pihak Kemenkes menyampaikan tersebut kepada Tim yang terdiri dari Dr. Desy Meutia Firdaus, SH. M.Hum, Sunandar Pramono, SH. MH., Andi Hebat, SH. dan Maria Hastuti, SH. MH.

Semua atas kinerjanya dalam menangani perkara terkait adanya gugatan yang diajukan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dkk terhadap Presiden atas Penerbitan Keputusan Presiden Nomor 55/M Tahun 2020 tanggal 11 Agustus 2020.

Yakni tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Konsil Kedokteran Indonesia dalam Perkara Nomor 198/B/2021/PT.TUN.JKT jo. Nomor 204/G/2020/PTUN-JKT dimana terhadap gugatan tersebut telah diputus oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 3 Juni 2021.

Pada pokoknya menolak gugatan Para Penggugat untuk seluruhnya dan dikuatkan oleh Putusan Banding pada 19 Oktober 2021.

Selanjutnya berkekuatan hukum tetap terhitung sejak  5 November 2021, sehingga perkara tersebut dimenangkan Pemerintah cq. Presiden.

Bahkan ucapan terima kasih juga diberikan oleh Kemenkes kepada Jaksa Agung RI, Burhanuddin, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Feri Wibisono, SH. C.N dan Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Dr. I Made Suarnawan, SH. MH. (*/ZI)

 344 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.