DEKLARASI Relawan Jaga Banua Jelang PSU Pilgub Kalsel, Begini yang Disampaikan

DEKLARASI Relawan Jaga Banua Jelang PSU Pilgub Kalsel, Begini yang Disampaikan

SuarIndonesia – Tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, Sahbirin-Muhidin (BirinMu) secara resmi membentuk dan mendeklarasikan ‘Relawan Jaga Banua’.

Relawan dibentuk di setiap TPS, untuk memantau berbagai gerakan politik dan sosial yang ada di lingkungan masing-masing.

“Dengan tujuan memantau berbagai gerakan politik dan sosial yang ada di lingkungan masing-masing,” Kata Sekretaris Pemenangan Ahmad Maulana pada jumpa pers deklarsi Relawan Jagad Banua, Sabtu (1/5/2021)

Menurut Ahmad Maulana Pilkada kalsel menjadi pintu masuk bagi kelompok luar untuk bermain, banyaknya kepentingan permodal non putra banua, berkedok anti oligarki.

“Silahkan mereka bentuk tim OTT dengan nama apapun asalkan jangan melebihi batas seperti layaknya pengambil kebijakan tentang masalah hukum dengan mendatangi rumah warga tanpa izin seperti yang terjadi di kabupaten banjar,”

Maulana menambahkan pihaknya juga akan bergerak yakni dengan pembentukan dan mendeklarasikan Relawan Jaga Banua.

Adapun bila ada temuan yang diduga main kesewenangan yang dilakukan pihak 02 pasangan dari Denny Indrayana dan mengganggu kenyamanan stabilitas banua akan diantisipasi diamankan serta diserahkan ke pihak berwajib

“Bila di lapangan kita menemukan hal tersebut akan di amankan dan diserahkan ke pihak berwajib atau aparat hukum,” katanya

Maulana berharap pada Pemilihan Suara Ulang (PSU) 9 Juni 2021 mendatang berjalan dengan tenang dan nyaman bahkan tidak merusak tatanan budaya banua.”Semoga PSU mendatang berjalan lancar dan aman,” ucapnya

Adapun penetapan yang di deklarasikan Tim Pemenangan BirinMu untuk presidium Relawan Jaga Banua di prakarsai,
Bahrudin Din jaya, H. Muhammad Hasan, M. Syahbuddin, Safrudin, Dian wulandari Suntin Yono dan M. Khairul Umam

Sementara itu, Tim kuasa hukum H2D Jurkani ketika dikonfirmasi terkait dugaan sweeping yang dilakukan mereka di Kabupaten Banjar membantah tak pernah melakukan hal seperti itu.

“Kami tidak pernah melakukan sweeping, namun hanya melakukan pengecekan di lapangan.

Dan saya sendiri kesana bersama bawaslu Martapura Kab banjar dan gakkumdu, inipun berdasarkan laporan masyarakat adanya pembagian bakul,” ucapnya

Menurut Jurkani, dari informasi bakul itu bantuan untuk korban banjir namun banjir terjadi di bulan Desember tahun lalu sedangkan pembagian bakul dilakukan bulan April 2021.

“ini tergantung analisis Bawaslu Martapura bagaimana menyikapinya terhadap bakul tersebut,”ucapnya

Jurkani juga mengatakan, pihaknya tidak pernah melakukan hukum sendiri di lapangan, karena itu suatu pelanggaran, karena ada pihak terkait yang berwenang.

Terkait Tim H2D yang dituding membawa orang luar kalimantan guna pemenangan, ujar jurkani tidak pernah melakukan hal itu.

“Kami hanya kedatangan petinggi Partai Demokrat, itu pun mereka ingin silaturahmi dan memberikan dukungan spirit kepada kader dan kandidat,” katanya (HM)

 1,094 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: