DEKLARASI NETRALITAS TNI Polri, Kapolda Kalsel: Ada Sanksi Anggota Terlibat Politik Praktis

- Penulis

Kamis, 24 Oktober 2024 - 20:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Kalsel) menggelar deklarasi netralitas TNI-Polri dalam Pilkada serentak tahun 2024. (24/10/2024). SuarIndonesia/Ist)

Polda Kalsel) menggelar deklarasi netralitas TNI-Polri dalam Pilkada serentak tahun 2024. (24/10/2024). SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar deklarasi netralitas TNI-Polri dalam Pilkada serentak tahun 2024. Ini Berlangsung di Mahakam Room, Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Kamis (24/10/2024).

Deklarasi  merupakan wujud komitmen jajaran TNI dan Polri di wilayah Kalsel untuk menjaga netralitas selama proses pemilihan kepala daerah berlangsung.

Polri bersama TNI dan KPU di wilayah Provinsi Kalsel, hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya TNI-Polri tidak terlibat dalam politik praktis dan hanya berperan sebagai pengawal keamanan selama tahapan Pilkada.

“Kegiatan ini sebagai bentuk TNI Polri menjaga netralitas dalam pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2024,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Winarto.

“Kita mengingatkan kepada seluruh anggota TNI Polri untuk tidak berpihak kepada pasangan calon kepala daerah dan melakukan politik praktis dalam Pilkada,” tambah Kapolda melalui Kabid Humas, Kombes Pol Adam Erwindi.

Kapolda juga menegaskan bahwa akan ada sanksi bagi anggota yang melakukan pelanggaran dalam Pilkada dengan menyesuaikan laporan dan pelanggaran yang dilakukan.

“Kepada masyarakat, kita TNI Polri menunjukan bahwasanya kita berkomitmen netral, dan diharapkan kepada masyarakat agar tidak mencoba-coba mengajak anggota TNI Polri untuk terjun langsung dalam politik praktis Pilkada 2024 ini,” tegasnya.

Menurut Kapolda, netralitas anggota adalah kunci untuk menjaga integritas Pilkada berjalan aman, tertib, dan lancar.”Kami siap mengamankan setiap tahapan Pilkada dengan profesional, dan memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam politik praktis,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto, menyampaikan sebagai lembaga pertahanan negara, TNI memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Baca Juga :   WARGA KELAYAN B Digegerkan "Hantu Merah" Jelang Subuh, Sejumlah Rumah dan Kios jadi Puing

“Saya tekankan bahwa dalam melaksanakan tugas, TNI selalu bersikap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis,” tegasnya.

Lebih lanjut, Danrem menuturkan, netralitas adalah prinsip yang dijunjung tinggi oleh TNI, terutama saat menghadapi berbagai perhelatan politik seperti Pemilu, Pilkada, maupun kegiatan politik lainnya.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga suasana yang kondusif. Mari kita jaga suasana yang kondusif saat ini dan mari kita sambut setiap proses politik dengan penuh kedewasaan, saling menghormati perbedaan, dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak benar,” pinta  Brigjen TNI Ari Aryanto.

Acara deklarasi juga diisi dengan berbagai kegiatan diskusi dan penyampaian arahan dari para pimpinan TNI-Polri di wilayah Kalsel yang semuanya berfokus pada upaya menjaga netralitas dan menciptakan suasana kondusif selama proses Pilkada berlangsung.

Selain Kapolda Kalsel, Deklarasi yang diinisiasi oleh Bidang Propam Polda Kalsel juga dihadiri Wakapolda Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Dansat Pom Lanud Syamsuddin Noor,  Ketua KPU Provinsi Kalsel, dan Kordiv Pencegahan Pamas Bawaslu Provinsi Kalsel.

Mereka menyambut baik komitmen yang disampaikan TNI-Polri dan berharap proses demokrasi di Kalseldapat berjalan dengan damai dan aman. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB
JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin
DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional
BUKA FAKTA, Kuasa Hukum Sebut MH tak Tahu Ada Investor Lain Kasus Dugaan Penipuan Investasi
KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru
JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November
MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal
TERKAIT Karhutla, 5 hingga 6 Perusahaan Bakalan Kena Sanksi

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:11

DISIAPKAN Formula Tarif Pengantaran Barang dan Makanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:02

DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42

DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05

KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04

TERKAIT Karhutla, 5 hingga 6 Perusahaan Bakalan Kena Sanksi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi. (si/ut/@gemini.ai)

Bisnis

DISIAPKAN Formula Tarif Pengantaran Barang dan Makanan

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:11

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Setyo Budiyanto. (HO-Antara)

Headline

DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:02

Sebanyak 4,2 juta batang rokok ilegal masuk Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan berhasil diamankan Bea Cukai Banjarmasin bersama unsur TNI dan barang bukti diperlihatkan, Selasa (13/10/2026) (SuarIndonesia/DO)

Kalsel

JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:57

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca