DEFISIT APBD 2021 Kalsel Rp50 Miliar akan Ditutupi Pembiayaan Netto

DEFISIT APBD 2021 Kalsel Rp50 Miliar akan Ditutupi Pembiayaan Netto

SuarIndonesia – Pemprov Kalsel akhirnya menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plapon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2021.

Sedangkan struktur APBD 2021, di mana pendapatan daerah sebesar Rp5,75 triliun dan belanja daerah Rp5,8 triliun, sehingga terdapat defisit Rp50 miliar, yang akan ditutupi dengan pembiayaan netto.

“Kita harapkan ini bisa segera dibahas dan disepakati agar pembahasan RABPD 2021 bisa dirampungkan,” kata Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris Makkie kepada wartawan, usai paripurna dewan, Kamis (30/7/2020), di Banjarmasin.

Menurut Haris Makkie, penyampaian KUA PPAS ini akan ditindaklanjuti Badan Anggaran Dewan maupun Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar bisa menyusun anggaran dan program yang tepat untuk direalisasikan tahun depan.

“Ini memang pekerjaan rutin, namun kondisi ekonomi melambat, sehingga ada hal-hal yang perlu diperhatikan,” tambahnya, pada paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK.

Apalagi dana pemerintah diharapkan dapat memutar lebih cepat roda ekonomi masyarakat, sehingga anggaran dan program yang disusun nanti dapat produktif menggerakan perekonomian. “Ini yang menjadi perhatian pemerintah,” ujar Abdul Haris Makkie.(SU)

 320 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: