BURONAN KORUPSI Pengadaan Listrik Ditangkap Tim Kejaksaan Agung

Bagikan :
BURONAN KORUPSI Pengadaan Listrik Ditangkap Tim Kejaksaan Agung

SuarIndonesia – Tim dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia,  tangkap buronan korupsi, di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (26/10/2021).

Buronan itu atasnama Agus Mulyana (52) beralamat tinggal Jalan Kramat Pulo Gandul K 186 RT.009/RW.013, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Agus Mulyana, selama ini sebagai Direktur CV Indhiang Kuring.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH MH, membenarkan Tim “Tabur” (tangkap buronan) Kejaksaan Agung RI, amankan orang yang selama ini dicari-cari.

Disebut, kalau buronan tersebut korupsi pengadaan listrik di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau pada tahun 2011-2012.

Akibat perbuatan terpidana Agus Mulyana selaku Direktur Utama CV Indhiang Kuring  mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 5 miliar lebih (tepatnya lima miliar tiga ratus juta rupiah), ini dari total anggaran Rp 10 miliar.

Bahwa berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Pinang Nomor: 2/Pid.Sus-TPK/2017/PN Tpg tanggal 03 November 2017, Terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Dan menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun dan pidana denda sebesar Rp 150 juta dengan ketentuan jika denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

Terpidana ketika dipanggil Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut, oleh karenanya kemudian yang bersangkutan dimasukkan dalam DPO (Daftar Pencarian Orang).

Dan akhirnya berhasil diamankan di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara. Selanjutnya dibawa ke Batam dengan menggunakan pesawat guna dilaksanakan eksekusi oleh Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Batam.

Melalui program “Tabur” Kejaksaan, lanjut Kepala Pusat Penerangan dan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, menghimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan. (*/ZI)

 1,599 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!