BPK RI INGATKAN Masalah Aset Ditindaklanjuti, Ditanggapi Kepala Bakeuda Kalsel

BPK RI INGATKAN Masalah Aset Ditindaklanjuti, Ditanggapi Kepala Bakeuda Kalsel

SuarIndonesia – Aset masih menjadi masalah klasik catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kalsel 2020.

“Masalah aset ini harus bisa ditindaklanjuti, agar LKPD tahun depan permasalahan bisa berkurang,” anggota VI BPK RI, Prof Harry Azhar Azis kepada wartawan, usai penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Kalsel 2020, Kamis (27/5/2021).

Harry Azhar Azis juga mengatakan, dalam pengelolaan atau pencatatan aset daerah pada LKPD Kalsel 2020, mengalami peningkatan dan sudah membaik bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Harapan kita semoga pada LKPD Kalsel Tahun Anggaran 2021 lebih baik lagi,” tambahnya.

Adapun LKPD Kalsel 2020 sebagaimana Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah setempat, pendapatan target Rp 6,7 triliun lebih terealisasi Rp6,5 triliun lebih.

Kemudian sebagaimana LKPj Kepala Daerah Kalsel Tahun Anggaran 2020, alokasi belanja langsung dari Rp3,6 triliun lebih menjadi Rp2,8 triliun lebih.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda) Kalsel, Agus Dyan Nur mengatakan, permasalahan aset secara bertahap dibenahi dengan menggunakan sistem.

“Pembenahan terus dilakukan baik secara manual ataupun sistem,” ucap Agus.

Penerapan sistem ini bukanlah hal yang mudah, namun sambil berjalan waktu dibenahi aset daerah dengan di tata yang dimulai pada 2020 lalu.

“Memang belum sempurna, semoga bisa selesai pada 2021 ini, seperti yang dikehendaki BPK,” kata Agus.

Terkait penyaluran dana transfer bagi hasil pajak daerah ke kabupaten/kota yang terlambat, menurut Agus.

Dikarenakan proses perhitungan yang memakan waktu dan proses persetujuan ke Kemendagri, sehingga agak terlambat.

“Kita mencoba memaksimalkan perhitungan pajak agar lebih cepat disalurkan ke kabupaten/kota,” imbuh Agus.

Meski masih ada catatan mengenai aset daerah tersebut, pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam hal LKPD 2020. (HM)

 183 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: