BPBD KALSEL Terus Upayakan Penanganan Karhutla di Tengah Kendala Anggaran

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra

Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra

SuarIndonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memaksimalkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kendati dihadapkan pada kendala operasional dan efisiensi anggaran, Satgas Karhutla tingkat provinsi hingga kabupaten/kota tetap bergerak aktif di lapangan.

Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengungkapkan bahwa salah satu hambatan di lapangan adalah minimnya dana operasional bagi Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swasta akibat efisiensi anggaran di tingkat kabupaten/kota.

Kendati demikian, pihaknya tengah berkoordinasi untuk mencari opsi bantuan armada pemadam swasta tersebut.

“Kami menyadari kawan-kawan BPK swasta menghadapi kendala dana operasional. Hal ini sudah kami bahas di BPBD untuk melihat peluang bantuan operasional saat mereka melakukan pemadaman,” ujar Ronny. Rabu (7/10/2026)

Guna menjaga kelancaran penanganan, Pemprov Kalsel telah menyalurkan Belanja Tidak Terduga (BTT) seiring berlakunya status siaga darurat. Dukungan juga datang dari bantuan Presiden serta kontribusi perusahaan swasta berupa BBM, peralatan dan logistik.

Selain persoalan anggaran, faktor cuaca buruk dan keterbatasan sumber air menjadi tantangan utama.

Pengalaman pemadaman masif di kawasan Guntung Damar sebelumnya sempat berdampak pada penurunan pasokan air baku di Kota Banjarmasin.

Guna mengantisipasi hal serupa, BPBD Kalsel bersama Polda Kalsel menerapkan inovasi pemadaman yang lebih efisien agar penggunaan air tetap terkontrol tanpa mengurangi efektivitas pemadaman.

Ronny juga menepis anggapan bahwa bencana karhutla sengaja dibiarkan. Ia menegaskan karhutla murni dipicu oleh kondisi alam yang belum bersahabat dan belum turunnya hujan secara merata.

Baca Juga :   SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan

Hal ini memicu penurunan tinggi muka air yang signifikan sehingga lahan gambut serta bekas persawahan di area Guntung Damar, Sarkawi, hingga Handil Bakti sangat rentan terbakar.

Berdasarkan hasil pemantauan patroli udara harian, luas area yang terbakar saat ini mencakup sekitar 146 hektar dari total area terdampak yang mencapai 24.000 hektar.

Menghadapi tahun anggaran mendatang, BPBD Kalsel menyoroti minimnya alokasi dana penanganan bencana.

Dari total pagu anggaran sekitar Rp10 miliar yang diterima untuk tahun 2027, sebesar Rp 9 miliar teralokasi untuk gaji pegawai. Praktis, hanya tersisa Rp 1 miliar untuk penanggulangan karhutla dan banjir.

Saat ini, BPBD Kalsel terus berupaya meyakinkan DPRD Provinsi Kalsel agar memberikan tambahan alokasi anggaran yang memadai demi optimalisasi penanganan karhutla dan banjir di masa mendatang. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TARGET EKONOMI Tinggi Tapi Anggaran Minim, DPRD Kalsel Ingatkan Bappeda dan BPKAD
KASUS BERDARAH di Kawasan Gubernur Soebarjo Direkaulang dengan 20 Adegan
DPRD KALSEL Ubah Jadwal Kegiatan Oktober 2026
DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi
CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat
KARHUTLA KOBAR: 6 Petugas Tumbang hingga Masuk RS
69 KORBAN Kapal Virgo Transport 8 yang Sudah Teridentifikasi
KOBARAN API di Kawasan Simpang Belitung

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:27

BPBD KALSEL Terus Upayakan Penanganan Karhutla di Tengah Kendala Anggaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:23

TARGET EKONOMI Tinggi Tapi Anggaran Minim, DPRD Kalsel Ingatkan Bappeda dan BPKAD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:38

DPRD KALSEL Ubah Jadwal Kegiatan Oktober 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:39

DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:03

CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:39

69 KORBAN Kapal Virgo Transport 8 yang Sudah Teridentifikasi

Berita Terbaru

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau jumlah titik api di Kalbar. (Foto: Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:42

Foto Ilustrasi - Jemaah haji melakukan tawaf ifadah mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (Foto: HO-Antara)

Nasional

BIAYA HAJI 2027 Ditetapkan Sebesar Rp98,4 Juta

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:16

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca