BNNP KALSEL Menggiring Tiga Pemain Narkotika dengan Sabu 2 Kg dan 399 Butir Ekstasi

SuarIndonesia – BNN (Badan Narkotika Nasional) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)  menggiring tiga pemain Narkotika dengan sabu-sabu 2 Kg (kilogram) dan 399 butir pil ekstasi.

Tiga tersangka masing-masing Fahrul alias Arul (36), M Yusi Fazrin alias Yusi (26), dan Asnawi Noor alias Obom (36).

Mereka ini ditangkap secara betpisah dan barang buktinya dimusnahkan oleh pihak BNNP Kalsel, Senin (12/9/2022).

Tersangka Arul diketahui warga Jalan Kelayan A Gang Kenanga RT 03 Banjarmasin Selatan.

D,ia ditangkap tak jauh dari rumahnya, dan mengakui bahwa barang tersebut milik tersangka Yusi warga Jalan Seberang Masjid RT 6 Banjarmasin Tengah.

Kedua tersangka menyimpan barang bukti berupa lima paket shabu hampir dua kg atau 1.820 gram dan 399 butir ekstasi.

Dimana anggota mendapatkan laporan dari masyarakat sering dilakukannya transaksi, lalu dilakukan penyelidikan, awalnya tertangkap adalah tersangka Arui tak jauh dari rumahnya.

Dari “nyanyian” tersangka Arul itulah diketahui pemiliknya yaitu tersangka Yusi, disitu tersangka Yusi saat menemukan barang bukti, lalu dibawa ke Markas BNNP Kalsel, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Tak lama kemudian anggota kembali melakukan penangkapan terhadap tersangka Obom warga Jalan Gang Mandala V RT. 3 Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar.

Di sana anggota menyita barang buktit berupa disita 5 paket sabu berat bersih 5,59 gram.

Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol Wisnu Andayana SST MK, saat ditemui awak media Senin (12/9/2022), mengatakan semua hasil penelitian untuk memberantas Narkoba.

“Oleh sebab itulah kita saling koordinasi dengan pihak Polda Kalsel, untuk memberantas Narkoba.

Selain itu juga semua masyarakat untuk melaksanakan rehab, ini adalah program pemerintah melakukan gratis untuk pengguna atau pencandu narkoba,” ujarnya.

Pada pemusnahan itu pula turut serta dari pihak Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM untuk memperkuat sinergitas antar aparatur penegak hukum dan dari pihak Kejaksaan .

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas llA Banjarmasin Herliadi, mengatakan, jajarannya juga terus perketat dalam hal masalah narkoba dan saling koordinasi jika memang ada terbukti diketahui warga buinaan bermain narkoba. (DO/ZI)

 

 1,046 kali dilihat,  9 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!