BERKOBAR API di Musala Jalan Simpang Gusti Banjarmasin

- Penulis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 00:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musala Nurul Yakin di Jalan Simpang Gusti RT 31 Banjarmasin Utara, digegerkan adanya kobaran api, Jum'at (10/1/2025) malam, sekitar pukul 22.00 WITA (SuarIndonesia/DO)

Musala Nurul Yakin di Jalan Simpang Gusti RT 31 Banjarmasin Utara, digegerkan adanya kobaran api, Jum'at (10/1/2025) malam, sekitar pukul 22.00 WITA (SuarIndonesia/DO)

SuarIndonesia – Musala Nurul Yakin di Jalan Simpang Gusti RT 31 Banjarmasin Utara, digegerkan adanya kobaran api, Jum’at (10/1/2025) malam, sekitar pukul 22.00 WITA.

Warga banyak keluar rumah untuk memadamkan kobaran api yang cukup membesar, sebelum  bantuan berdatangan.

Bantuan  dari anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) gabungan berdatangan ke lokasi kejadian.

Ketua RT 31, Supana, mengungkapkan saat kejadian, dirinya hendak tidur, kaget mendengar jeritan anaknya membangunkan.

“Saya keluar dan melihat api di dalam mushola sudah besar,” ujarnya.

Beberapa warga yang berusaha membantu membawa alat pemadam api ringan (APAR).

Namun, musala dalam keadaan terkunci, sehingga akses masuk harus didobrak.

“Sempat warga datang membawa apar, tapi musala terkunci.

Jadi kami dobrak berdua, sekitar 10 menit lebih api sudah besar di dalam bagian atas,” jelas Supana.

Baca Juga :   PETAKAN TITIK RAWAN Balap Liar, Polresta Gandeng Polres Wilayah Sekitar Perkuat Pencegahan

Beruntung, saat kebakaran terjadi, musala dalam keadaan kosong sehingga tidak ada korban jiwa.

Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kini, warga bersama pihak berwenang tengah bergotong royong membersihkan lokasi sekaligus menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

Diduga, kebakaran ini dipicu  korsleting listrik dari sebuah lemari es yang berada di dalam musala. Api dengan cepat menyambar plafon berbahan kayu, membuat kebakaran sulit dikendalikan. (DO

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar
BPBD KALSEL Terus Upayakan Penanganan Karhutla di Tengah Kendala Anggaran
TARGET EKONOMI Tinggi Tapi Anggaran Minim, DPRD Kalsel Ingatkan Bappeda dan BPKAD
KASUS BERDARAH di Kawasan Gubernur Soebarjo Direkaulang dengan 20 Adegan
DPRD KALSEL Ubah Jadwal Kegiatan Oktober 2026
DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi
CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43

KPK: Pejabat Baru Dilantik Presiden Diimbau Laporkan Kekayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:35

KALAPAS Cibinong Diberhentikan dari ASN dan 16 Pegawai Disanksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:29

PRESIDEN Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:56

POLRI Rotasi 88 Pati Termasuk Kapolda

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38

11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Berita Terbaru

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau jumlah titik api di Kalbar. (Foto: Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:42

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca