BENAHI BUMN Bermasalah Danantara Siapkan 21 Program Kerja

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 22:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Managing Director Danantara Febriany Eddy (tengah) dalam acara Coffee Morning Session Danantara Asset Management di Jakarta, Jumat (14/11/2025) (Foto: ANTARA/Bayu Saputra)

Managing Director Danantara Febriany Eddy (tengah) dalam acara Coffee Morning Session Danantara Asset Management di Jakarta, Jumat (14/11/2025) (Foto: ANTARA/Bayu Saputra)

SuarIndonesia — PT Danantara Asset Management (DAM) menyiapkan 21 program kerja prioritas sebagai strategi percepatan untuk membenahi sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergolong bermasalah.

Managing Director Danantara Febriany Eddy menjelaskan pemilihan 21 program dilakukan secara ketat berdasarkan urgensi serta tingkat risiko apabila pembenahan ditunda.

“Kenapa sih yang 21 (program) ini yang dipilih untuk tahun ini? Itu yang urgent, important, yang memang kalau tidak dilakukan restrukturisasi tahun ini, maka tahun depan dia mungkin akan lebih sulit untuk diresolusasi. Jadi ada urgensi untuk segera dibantu tahun ini,” ujar Febriany dalam Coffee Morning Session Danantara Asset Management di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Menurut dia, sejumlah proses restrukturisasi BUMN sudah berjalan dan tengah dilakukan secara bertahap. Sebagian ditargetkan rampung tahun ini, sementara sebagian lainnya berlanjut tahun depan.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto juga telah mengumumkan rencana memangkas jumlah perusahaan BUMN dari 1.000 perusahaan menjadi hanya 200 perusahaan.

Langkah ini dilakukan untuk menghilangkan unit usaha yang tidak relevan dengan inti bisnis (core) dan berpotensi membebani keuangan perusahaan.

Dalam sesi diskusi tersebut, Febriany mencontohkan restrukturisasi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai salah satu program yang tengah ditangani Danantara.

Danantara telah menyuntikan modal senilai Rp23,67 triliun untuk memulihkan kondisi keuangan dan operasional Garuda Indonesia Group, termasuk Citilink. Penyertaan modal tersebut sebelumnya telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).

Baca Juga :   OIKN: 67 Investor Swasta Sudah Berinvestasi Rp74,54 Triliun

Rinciannya, dari total dana Rp23,67 triliun itu, sebesar Rp8,7 triliun akan digunakan untuk modal kerja Garuda, termasuk perawatan armada. Sementara, Rp14,9 triliun digunakan untuk Citilink, terdiri atas Rp11,2 triliun modal kerja dan Rp3,7 triliun untuk pembayaran tunggakan pembelian bahan bakar avtur selama periode 2019-2021.

Mayoritas dana yang digelontorkan Danantara ke Garuda Indonesia digunakan untuk kebutuhan perawatan pesawat agar seluruh armada yang sempat grounded dapat kembali mengudara secara bertahap.

“Transformasi Garuda bukan cuma sekadar transformasi neraca. Walaupun capital injection itu pada akhirnya, ada banyak series of corporate action juga ya kemarin. Jadi ada injeksi untuk Garudanya sendiri, kemudian ada juga ke Citilink untuk membayar utang penggunaan avturnya, kemudian ada juga inbreng lahan dari GMF Aero Asia,” jelas Febriany, dilansir dari AntaraNews.

Danantara memastikan setiap dana restrukturisasi yang dikucurkan diawasi secara ketat agar tepat guna, terutama pada BUMN dengan tekanan finansial tinggi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal
PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi
MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau
JELANG WAJIB HALAL, BPJPH Sediakan Gratis Sertifikasi Halal UMKM
DISIAPKAN Formula Tarif Pengantaran Barang dan Makanan
BUKA FAKTA, Kuasa Hukum Sebut MH tak Tahu Ada Investor Lain Kasus Dugaan Penipuan Investasi
EKSPOR Benih Lobster Disetop Selamanya
TARGET 2026 Bedah 413 Rumah Tidak Layak Huni di Kalsel, Calon Penerima Cek Melalui DTSEN

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:40

27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:01

MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca