AYAH BEJAT Alasan Mirip Mantan Istri, Gagahi Putri Kandung

SuarIndonesia – AS (33) bisa dinilang sebagai seorang ayah bejat atas kelakukannya yang keterlaluan merusak moral, hanya beralasan mirip mantan istri, ia lantas gagahi putri kandung.

Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan AS,  terus menjadi atensi pihak kepolisian.

Dimana, kasus pencabulan yang dilakukan AS (33) terhadap anaknya N (12), hingga kini masih dalam tahap proses pihak Satreskrim Polresta Banjarmasin.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Thomas Afrian bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka hingga tega melakukan hal tak senonoh terhadal anaknya itu dilatarbelakangi mirip dengan mantan istrinya.

“Pelaku menganggap anaknya itu seperti mantan istrinya dan tega melakukan aksi pencabulan itu,” ungkapnya.

Dimana, berdasarkan hasil pemeriksaan tes kejiwaan terhadap pelaku, semuanya terbilang normal saja hasilnya.

“Kalau dipikirkan secara logika, perbuatan pelaku itu terbilang tidak normal, masa anak sendiri diperlakukan serti itu.

Tapi dari hasil tes kejiwaan normal saja, terlebih lagi dengan latar belakang pelaku yang terbilang agamis,” bebernya.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan untuk menggali motif lainnya.

“Untuk tpelaku, sudah ditahan di Mapolresta Banjarmasin, dan untuk pelimpahan berkasnya masih menunggu keterangan saksi-saksi lagi, tambah  Kompol Thomas.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 82 ayat (1) junto padal 76E UU nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun penjara.

Sekedar mengingat, seorang pria diamankan Satreskrim Polresta Banjarmasin,diduga tega mencabuli putri kandungnya sendiri yang masih di bawah umur.

Diketahui, AS, berprofesi buruh mekanik tega menggauli putri kandungnya , N (12), dari akhir 2021 hingga Maret 2022.

Perbuatan bejat AS ini terungkap, berkat laporan ibu N ke Polresta Banjarmasin sekitar April tahun 2022 silam.

Kasat reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Thomas Afrian mengatakan, kalau AS ditangkap tim gabungan di pinggir jalan, sepulang dari kegiatan keagamaan, pada Kamis (23/6/2022).

Kasat juga mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara, AS mengaku “merudapaksa” putrinya sebanyak 4 kali.

“Perbuatan itu akhirnya terungkap, karena korban bercerita kepada ibunya bahwa telah digauli si ayah,” ungkap Thomas

“AS dan istrinya memang sudah lama bercerai, korban tinggal bersama ibunya di kawasan Banjarmasin Selatan, kemudian di waktu tertentu diantarkan menginap di rumah pelaku,” tambah Kasat.

Modus yang dilakukan pelaku dengan membujuk rayu putrinya itu, agar tidak melakukan perlawanan dan akhirnya menjadi pelampiasan nafsu birahi AS.

Rupanya di momen-momen itulah AS beraksi untuk menyetubuhi korban di rumahnya di waktu malam hari.(YI)

 293 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!