AKMAL Diberhentikan jadi Jurnalis dan Polisi Ungkap Sabu Dalam Kotak Permen

SuarIndonesia – Akmal Rizky Riswandi alias Akmal (34) yang diberhentikan jadi jurnalis pada salah satu media online di banua ini, oleh Polisi diungkap simpan sabu-sabu dalam kotak permen.

Akmal diamankan oleh Petugas Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin beberapa waktu lalu dan hingga saat ini kasusnya terus digenjot dalam hal pengungkapan.

Dimana, dari tangan Akmal yang disergap di Jalan Kuripan Komplek Cempaka Putih Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan pada, Kamis (15/9).  pihak petugas berhasil menyita sebuah tempat permen berisikan 1 paket sabu seberat 4,8 gram, dan 3 paket sabu seberat 12 gram.

Warga Jalan Jahri Saleh Komplek Mahligai Sejahtera Rt. 20 Rw. 02 Kelurahan Sungai Jingah Banjarmasin Utara ini diamankan berdasarkan informasi masyarakat.

“Ya memang benar pelaku Akmal diamankan atas dugaan keterlibatannya dalam peredaran narkoba, ” jelas Kasat Res Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Mars Suryo  Senin (19/9/2022).

Dikatakan Suryo, pelaku Akmal diamanakan bersama barang bukti sabu sebanyak 4 paket yang terdiri dari satu paket seberat 4,8 gram dan 3 paket seberat 12 gram.

“Barang bukti ditemukan dalam saku celana bagian depan sebelah kiri tersimpan dalam kotak permen,” ujarnya

Terkait temuan barang bukti tersebut, jika terbukti bersalah pelaku akan di jerat dengan pasal 114 ayat (1) sub 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat penangkapan, anggota perlihatkan surat perintah pada warga di lokasi kejadian dengan nama tertera Akmal sudah menjadi TO (Target Operasi).

Diberitatan sebelumnya, dari tersangka Akmal, anggota ada pula  amankan Id-Card dimana tersangka mengakui pernah bekerja di media online.

Kemudian pula {[handphone]} milik tersangka dan lainnya. Namun keterangan lain, meski sudah tak lagi di media online, tersangka  masih bawa-bawa Id-Card.

Bahkan dengan Id-Card ini pula dari chatting yang terungkap atas namakan medianya kerap digunakan untuk minta-minta uang kepada para pejabat dan pengusaha di Banjarmasin dengan bermacam alasan.

“Memang ada isi chatnya itu, dan salah satu pemeriksan kita juga pengembangan kasusnya,” tambah anggota lainnya.

Informasi lain, kalau tersangka  dikeluarkan dari perusahaan media online sejak 6 Juni 2022. (YI)

 481 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!