1,2 JUTA Dosis Vaksin Polio Dikirim WHO ke Gaza

- Penulis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 23:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Foto Ilustrasi. WHO kirim 1,2 juta dosis vaksin polio untuk anak-anak di Gaza. (Foto: REUTERS/IBRAHEEM ABU MUSTAFA)

Foto Ilustrasi. WHO kirim 1,2 juta dosis vaksin polio untuk anak-anak di Gaza. (Foto: REUTERS/IBRAHEEM ABU MUSTAFA)

SuarIndonesia — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengirim 1,2 juta dosis vaksin polio ke Gaza, di tengah krisis kesehatan dan kemanusiaan akibat agresi Israel.

Dikutip dari CNNIndonesia, vaksinasi yang dimulai akhir pekan ini, akan diikuti dengan gencatan senjata selama tiga hari di beberapa wilayah di Gaza, untuk memungkinkan pemberian vaksin kepada lebih dari 640 ribu anak Palestina.

Pejabat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sebelumnya telah memperingatkan Hamas dan militer Israel untuk menghormati jeda kemanusiaan demi vaksinasi ini.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengonfirmasi vaksinasi akan dimulai pada Minggu (1/9/2024) dengan jeda militer berlangsung antara pukul 6 pagi hingga 3 sore.

“Mulai hari Minggu, kami akan memberikan dua dosis vaksin polio oral, dan empat minggu setelah putaran awal vaksinasi ini, kami perlu mengulangi vaksinasi lagi. Vaksinasi ini diperuntukkan bagi 640 ribu anak di seluruh Gaza,” kata pejabat PBB, Louise Wateridge.

“Sangat penting bagi kita untuk melaksanakan vaksinasi ini sesegera mungkin, karena dampaknya akan sangat buruk bagi anak-anak di Gaza,” imbuhnya.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Selama agresi Israel, cakupan vaksin polio di Gaza turun menjadi sekitar 80 persen padahal butuh cakupan lebih dari 90 persen untuk menghentikan wabah di Palestina.

Target kampanye imunisasi ini yakni memvaksinasi sekitar 640.000 anak di bawah usia 10 tahun dengan masing-masing dua dosis.

Polio sebagian besar menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun, dan bisa menyebabkan kelumpuhan permanen bahkan kematian.

Penyakit ini sangat menular dan tidak ada obatnya. Penyakit ini, menurut WHO hanya bisa dicegah dengan imunisasi. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca